Alasan Betrand Peto Borong Donat Pedagang Kaki Lima, Terinspirasi Masa Lalu
"Karena dulu waktu di kampung, aku juga sering berjualan kue. Jadi aku tahu betul rasanya kalau kue yang kita jual itu enggak laku. Pas pulang pasti kasihan, kuenya paling cuma dimakan bareng keluarga," ungkapnya.
Betrand kemudian mengenang masa kecilnya ketika harus berkeliling menjajakan berbagai barang. Saat itu, dia masih berusia sekitar 11 tahun dan sudah terbiasa mencari penghasilan untuk membantu keluarga sekaligus memenuhi kebutuhan sekolah.
"Dulu aku enggak cuma jual kue, tapi juga jual ikan, kayu bakar, dan beberapa jenis kue lain buatan Oma maupun buatan orang lain. Kalau kue bakpao itu harganya Rp1.000 per biji. Biasanya aku membawa 100 biji kue, jadi kalau laku semua dapat Rp100.000," kenang Onyo.
Pengalaman berjualan sejak kecil membuat Betrand tidak asing dengan perjuangan pedagang kecil. Baginya, membeli dagangan dalam jumlah banyak menjadi salah satu cara sederhana untuk membantu pedagang yang ditemuinya.
Aksi Betrand memborong donat itu kemudian direkam dan viral di media sosial. Namun, Onyo mengaku tidak mengetahui dirinya direkam saat melakukan aksi tersebut.
Kini, cerita di balik aksinya menjadi perhatian publik. Bukan hanya karena dia membeli seluruh dagangan seorang pedagang kaki lima, tetapi juga karena keputusan tersebut berangkat dari pengalaman pribadi yang pernah dia rasakan saat masih berjuang di kampung halaman.
Editor: Dani M Dahwilani