Betrand Peto Terseret Kasus Dugaan Kekerasan Seksual, Aditya Gumay: Belum Cukup Bukti
JAKARTA, iNews.id - Betrand Peto Putra Onsu terseret dalam dugaan kasus kekerasan seksual yang terjadi di sebuah tempat hiburan malam kawasan SCBD, Jakarta Selatan. Menanggapi kabar tersebut, produser sekaligus sutradara Aditya Gumay menilai belum ada cukup bukti untuk mengarahkan Betrand sebagai tersangka.
Aditya Gumay buka suara terkait persoalan yang menyeret anak angkat sahabat dekatnya, Ruben Onsu. Dia meyakini proses hukum nantinya akan membuktikan posisi Betrand dalam perkara tersebut.
"Kalau menurut saya pribadi, sekeyakinan saya, pastinya ini bukan sebuah persoalan yang akan menyeret Betrand lebih jauh ke ranah hukum ya. Karena kalau apa yang saya lihat di media, Betrand itu juga dari pihak yang menggugat rasanya kayak belum punya cukup bukti untuk bisa mengarahkan Betrand sebagai tersangka," kata Aditya Gumay saat ditemui di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan belum lama ini.
Aditya juga menanggapi kabar Betrand berada di tempat hiburan hingga pukul 02.00 WIB bersama sejumlah wanita. Dia menilai Betrand bisa saja berada di lokasi tersebut untuk sekadar melepas lelah setelah menjalani aktivitas syuting.
"Nah, apakah memang malam itu kejadiannya kenapa Betrand mesti ada di satu tempat hiburan sampai jam 02.00 malam... Apakah itu ketika pulang syuting untuk sekadar refreshing dia mampir sebentar? Bukan yang dengan sengaja duduk berlama-lama berjam-jam untuk dapat hiburan, mungkin cuma sekadar refreshing aja dari lokasi syuting," ujarnya.