Dipanggil Polisi terkait Laporan Ruben Onsu, Sarwendah Diberondong 16 Pertanyaan
Sarwendah mengaku cukup gugup saat menjalani pemeriksaan karena ini merupakan pengalaman pertamanya berurusan langsung dengan proses hukum di Polda Metro Jaya. Meski begitu, dia merasa bersyukur laporan yang dibuat Ruben Onsu diproses sesuai aturan hukum.
“Ya senang, tapi jujur ini pertama kalinya aku ke sini, jadi aku lumayan deg-degan sebenarnya. Tapi ya untuk anak, apa pun. Dan lama-lama kan capek juga ya kalau diomongin terus. Jadi kayaknya harus ada tindakan nyata supaya hoaks itu tidak makin berkembang,” ucap Sarwendah.
Sebagai seorang ibu, Sarwendah menegaskan dia terus mendampingi putrinya dalam menghadapi berbagai hujatan di media sosial. Pendampingan itu dilakukan untuk menjaga kondisi mental sang anak agar tetap stabil.
“Ya saya sangat menjaga sih. Menjelaskan secara perlahan dan tentunya dia selalu ngomong apa aja yang dia dapet beritanya. Jadi ya cukup sekadar apa yang dia dapet, saya jelaskan saja. Karena menurut saya sekarang umurnya belum cukup saya menjelaskan apa berita di luar sana yang sangat kejam ini,” katanya.
Sarwendah berharap pelaku di balik akun TikTok bernama Finaran segera terungkap dan diproses hukum. Dia tak ingin kejadian serupa kembali menimpa anak-anak lain di kemudian hari.
“Seperti ada pihak yang tidak suka terus-menerus. Jadi kami pelan-pelan akan hadapi juga sampai memang kami tahu siapa sih pelaku sebenarnya nantinya,” ujar Christ Sam Siwu menambahkan.
Editor: Dani M Dahwilani