Hotman Paris Mengaku Belum Bahagia meski Kaya Raya, Begini Reaksi Ustaz Abdul Somad

Siska Permata Sari ยท Selasa, 16 Juni 2020 - 16:13 WIB
Hotman Paris Mengaku Belum Bahagia meski Kaya Raya, Begini Reaksi Ustaz Abdul Somad

Hotman Paris mengaku belum bahagia meski kaya raya. (Foto: Instagram)

JAKARTA, iNews.id - Siapa yang tidak kenal Hotman Paris Hutapea? Pengacara kondang yang sukses dengan segala harta kekayaan dan kemewahan yang terpampang nyata di media sosial Instagramnya. Pakaian dan sepatu bermerek, cincin berlian seharga miliaran rupiah hingga mobil mewah, lekat pada sosok Hotman Paris.

Namun di tengah berlimpahnya harta itu, Hotman mengaku belum merasakan bahagia. Hal itu dia ungkapkan kepada Ustaz Abdul Somad (UAS) dalam sebuah diskusi di kanal YouTube belum lama ini.

Perbincangan tentang kebahagiaan ini bermula dari curahan hati Hotman Paris yang ingin pensiun. Tetapi, godaan-gondaan datang dengan bentuk perkara dan honor miliaran rupiah.

“Saya udah lama pengen pensiun. Tapi mental saya diuji. Mau istirahat, ada perkara honornya Rp2 miliar, ada perkara itu honornya Rp3 miliar, akhirnya nggak jadi pensiun. Apa yang harus saya yakini untuk meninggalkan duniawi?” ucap Hotman bertanya kepada UAS, seperti iNews.id kutip dari video, Selasa (16/6/2020).

Mendengar curahan itu, UAS mengatakan bahwa adanya rasa tidak puas, selalu merasa haus, sehingga terus merasa kekurangan. “Jadi sebenarnya, kepuasan itu ada saat kita memberi,” kata UAS.

Di ujung jawaban itu, pria kelahiran Asahan Sumatera Utara itu memberikan pertanyaan pada Hotman. “Ketika  memberi itu diperbanyak, orang akan mendapatkan kebahagiaan, kebahagiaan yang tidak semu. Apa Bang Hotman bahagia?” kata UAS bertanya.

Hotman pun memberikan jawaban yang jujur. Secara terang-terangan, pengacara 60 tahun ini mengaku belum bahagia.

“Belum bahagia. Karena itu tadi, mau pensiun ragu-ragu, mau pensiun ragu-ragu. Begitu mulai kerja lagi, pusing lagi pemikiran, ikut lagi terjun ke masalah,” katanya.

Di diskusi daring tersebut, ayah dari tiga anak ini juga mengungkapkan keinginannya untuk bisa menjadikan anak-anaknya itu sukses menjadi pengacara seperti dirinya.

“Sekarang adalah bagaimana menjadikan anak saya jadi pengacara berkualitas dan (saya ingin) pindah ke Bali, hidup dengan tenang,” ujarnya.

Editor : Tuty Ocktaviany