Keluarga Tidak Dikasih Tahu Ammar Zoni Dipindah ke Nusakambangan
JAKARTA, iNews.id - Aditya Zoni mengungkapkan keluarga tidak diberi tahu saat sang kakak, Ammar Zoni dipindahkan ke Lapas Nusakambangan. Ini membuat mereka kecewa.
"Sebelumnya belum tahu sama sekali. Saya itu yang kaget itu tahunya di media. Kenapa enggak keluarganya dulu dikasih tahu?” ujar Aditya Zoni kepada awak media di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat.
Adit pun langsung ke Lapas Cipinang untuk memastikan informasi tersebut. Namun, penjelasan yang diterimanya justru membingungkan.
"Terus saya samperin lah ke Lapas Cipinang. Terus mereka bilang sudah dikasih tahu, sudah diberikan suratnya ke keluarga. Nah, ya saya bilang dong, ‘Mana? Saya enggak menerima.’ Maksudnya enggak bisa begitu dong SOP-nya,” katanya.
Ammar Zoni Dipindah ke Nusakambangan dengan Mata Ditutup dan Diborgol, Keluarga Syok
Menurut Adit, pihak keluarga seharusnya diberi tahu minimal dua sampai tiga hari sebelum pemindahan dilakukan. Aditya sangat terpukul ketika menyaksikan video dan foto Ammar Zoni digiring ke Lapas Nusakambangan dengan kepala ditutup kain hitam serta tangan dan kaki yang dirantai.
"Sumpah, jujur, gue kaget banget. Syok gue. Sampai sekarang gua masih mikirin," ucapnya.
Ammar Zoni Bantah Edarkan Narkoba di Rutan Salemba!
Perlakuan itu, menurut Aditya, sama dengan penangkapan anggota kartel narkoba di Meksiko. "Abang saya itu kayak kartel-kartel di Meksiko," katanya.
Potret Ammar Zoni Mata Ditutup Kain Hitam saat Dipindah ke Lapas Super Maximum Security Nusakambangan
Dalam kesempatan yang sama, kuasa hukum Ammar, Jon Mathias, menilai pemindahan ini melanggar asas praduga tak bersalah. Sebab, pemindahan Ammar dilakukan sebelum kasusnya terbukti di pengadilan.
"Harusnya perkara ini ya disidangkan dulu, benar enggak Ammar ini sesuai dengan dugaan itu," ujar Jon Mathias.
Heboh Kuasa Hukum Tak Tahu Ammar Zoni Dipindahkan ke Nusakambangan
Jon menduga, pemindahan ini dilakukan untuk membungkam Ammar di persidangan. "Dengan adanya ini, ada kesan bagi masyarakat seolah-olah Ammar ini akan dibungkam. Dibungkam, nanti diasingkan supaya dia tidak bisa berbicara kebenaran di pengadilan," katanya.
Editor: Dani M Dahwilani