Mengenang Harry Moekti, dari Hingar Bingar Rock hingga Dakwah

Fajar Adityo Nugroho ยท Senin, 25 Juni 2018 - 13:15 WIB
Mengenang Harry Moekti, dari Hingar Bingar Rock hingga Dakwah

Harry Moekti merasa resah dengan jalan hidupnya. (Foto: Instagram).

JAKARTA, iNews.id - Semasa hidupnya, Ustaz Harry Moekti dikenal sebagai seorang rocker. Hingga akhirnya, dia pun memutuskan berhijrah dan turun dari panggung musik selamanya dan memutuskan berdakwah hingga akhir hidupnya.

Puncak popularitas dan terkenal, ternyata tak membuat pemilik nama asli Hariyadi Wibowo puas. Dia justru merasa gelisah dengan jalan hidupnya sebagai penyanyi.

Di tahun 1980-an, siapa yang tak kenal dengan sosok Harry Moekti. Terlebih karya-karyanya seperti Ada Kamu, Aku Suka Kamu Suka, dan Satu Kata yang fenomenal melambungkan namanya. Namun dia merasa resah, seakan tak menemukan ketenangan hati, meski apa yang dia peroleh bisa dibilang lebih dari cukup.

Sebelum menjadi artis, rocker yang pernah tergabung dengan Krakatau Band ini bekerja sebagai room boy sebuah hotel yang dimiliki oleh suami kakaknya. Untuk mengirit biaya hidup, dia ikut sang kakak dan membantu mengantarkan anak-anak kakaknya sekolah dan membersihkan kamar mandi.

Nama Harry mulai dikenal pada 1987 dan mulai melambung ketika single Ada Kamu dirilis pada 1988. Ratusan ribu kopi kaset pada masa itu pun terjual. Nama Harry Moekti diperhitungkan sebagai rocker yang memilik suara tinggi, bertenaga, dan berkarakter.

Harry menjadi panutan anak muda yang meniru penampilannya seperti mengenakan jaket kulit, celana sobek-sobek, dan berbagai atribut rock lainnya. Meski tampil ala rocker, Harry berbeda dengan rocker lainnya yang menganut falsafah sex, drugs and rock n roll. Menurut penuturan kakaknya, Ety Wijayanti, Harry tekun beribadah dan religius, serta terkenal sebagai rocker dermawan, seperti dikutip dari Sindonews.

Kegelisahan dalam mencari jalan hidup masih dirasakan olehnya. Belum lagi penyanyi baru yang bermunculan dan siap mengganti posisinya kapan saja. Hingga sebuah momen yang membuat dia tergugah dan sempat mengalami kebimbangan.

Dia didatangi oleh seorang pendakwah yang mengatakan bahwa apa yang dilakukan oleh Harry salah. Obrolan ini pun diakhiri dengan ajakan untuk berhijrah yang membuat dia berpikir sejenak apakah siap untuk melepaskan popularitasnya dan tidak menjadi orang terkenal lagi, serta kehilangan mata pencahariannya dari menyanyi.

Pada 1995, rocker kelahiran Cimahi ini menjalankan ibadah haji. Sepulang dari Tanah Suci, dia memutuskan untuk meninggalkan hingar bingar musik rock yang membesarkan namanya. Dia memutuskan untuk berhijrah dan mendalami agama, serta akhirnya menjadi seorang pendakwah yang menginspirasi banyak orang.

Keresahan yang selama ini dirasakan oleh Harry telah hilang berganti dengan kedamaian. Dia tak lagi merasa resah seperti dulu, hingga saat Allah memanggilnya. Harry Moekti meninggal dunia pada Minggu 24 JUni 2018, pukul 20.49 WIB. Selamat jalan Harry Moekti, karya dan kisahmu akan selalu dikenang selamanya.


Editor : Adhityo Fajar