Pahlawan Nasional Dibawa ke Era Fashion Modern lewat Batik, Ada Pesan di Baliknya!
Menurut Yos, pemilihan sosok pahlawan nasional dalam campaign tersebut bukan tanpa alasan. Tokoh-tokoh sejarah selama ini memiliki citra yang kuat dengan busana formal dan konservatif. Namun, ketika diterjemahkan melalui potongan batik modern, karakter tersebut tetap dapat dipertahankan sekaligus terlihat lebih relevan dengan perkembangan fashion masa kini.
"Ketika kami reimagined national heroes dengan cuttingan batik tulis yang modern, menurut kami itu menjadi bridge antara masa lalu dan masa sekarang. Ketika bisa dilakukan dengan baik, secara langsung mengabarkan bahwa batik itu tidak lekang oleh waktu," katanya.
Pesan tersebut menjadi bagian penting dari konsep Heroes Interpreted. Batik tidak ditempatkan sebagai sesuatu yang hanya berkaitan dengan masa lalu, tetapi sebagai warisan budaya yang masih dapat berkembang dan digunakan lintas generasi.
Yos menilai anggapan bahwa batik harus selalu terlihat formal justru dapat membatasi ruang eksplorasinya. Padahal, perkembangan fashion menunjukkan bahwa pakaian tradisional maupun formal dapat mengalami perubahan bentuk tanpa harus kehilangan identitas.
"Overall message-nya, kami ingin menunjukkan bahwa batik tulis itu tidak sekaku itu dan bisa dikenakan oleh semua generasi. Bahkan ketika dipakai ikon-ikon historical yang memiliki very conservative image, masih bisa terlihat bagus dan fashionable," tegasnya.