Polisi Naikkan Kasus Rachel Vennya ke Penyidikan, Baca Terus News RCTI+

Siska Permata Sari · Selasa, 02 November 2021 - 11:15:00 WIB
Polisi Naikkan Kasus Rachel Vennya ke Penyidikan, Baca Terus News RCTI+
News RCTI+ memberikan berita-berita terbaru di antaranya kasus kaburnya Selebgram Rachel Vennya . (foto: istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Polisi serius mengusut kasus kaburnya Selebgram Rachel Vennya dari proses karantina di Wisma Atlet usai kepergiannya ke Amerika Serikat. Bahkan, Polda Metro Jaya kini telah menaikkan status kasus yang menghebohkan tersebut dari penyelidikan ke penyidikan. 

Bagaimana kelanjutan kasus hukumnya? Simak terus News RCTI+ yang akan konsisten untuk mengupdate setiap momen menarik kaburnya Rachel dari Wisma Atlet tersebut.

Dalam sebulan terakhir, Selebgram Rachel Vennya membuat heboh jagad pemberitaan di Tanah Air. Aktris dunia maya ini melarikan dari proses isolasi di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Pademangan usai bertamasya dari Amerika Serikat. Rachel ke AS bersama manajernya, Maulida Khairunnia dan kekasihnya, Salim Nauderer. Maulida dan Salim juga ikut serta kabur dari proses karantina.

Rachel kembali berlibur dari negeri Paman Sam pada 16 September 2021. Dia tiba di Tanah Air sehari setelahnya yakni tanggal 17 September 2021. Rachel seharusnya menjalai proses karantina di Wisma Atlet sejak 17 hingga 25 September 2021. Karena sesuai dengan Surat Edaran Satgas COVID-19 Nomor 18 Tahun 2021 menyatakan bahwa semua orang yang melakukan perjalanan internasional wajib menjalani karantina selama 8x24 jam.

Namun, Rachel tidak menjalani proses karantina sama sekali. Yang membuat heboh lagi, dia kabur dari sana dengan dibantu oleh dua oknum TNI berinisal FS dan IG. Keduanya juga langsung diperiksa oleh polisi militer di kesatuannya masing-masing.

Ulah tidak terpuji Rachel ini juga memantik berbagai reaksi dari para tokoh dan pejabat Tanah Air. Mereka rata-rata menyayangkan sikap Rachel yang mengabaikan pentingnya karantina bagi kemaslahatan masyarakat Indonesia. Salah satu komentar datang dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno. 

''Prihatin dan geram. Kita semua sudah berusaha untuk mengatasi pandemi agar ekonomi dan lapangan kerja kembali bangkit. Serta mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk sama-sama menjaga protokol kesehatan. Namun, ada seorang publik figur yang justru tidak memberikan contoh baik," tulis Sandiaga di akun Twitter pribadinya, @sandiuno, Minggu, 17 Oktober 2021. Sebagai publik figur, Rachel seharusnya memberikan contoh yang baik kepada masyarakat. 

Tak hanya itu. Dari kalangan teman-temannya selebritas, Rachel juga banyak mendapat sorotan tajam akibat ulah tidak baiknya itu. Misalnya dr Tirta menyindir Rachel dengan menyebut sebagai artis yang akan dijadikan duta karantina. Kemudian Denny Sumargo bahkan meminta agar Rachel ditindak tegas atas ulahnya yang kabur dari Wisma Atlet. Tujuannya agar ada pembelajaran agar semua pihak mematuhi aturan serta supaya tidak adanya diskriminasi.

Kasus kaburnya Rachel dari karantina di Wisma Atlet langsung diselidiki polisi. Polda Metro Jaya turun tangan untuk menangani kasus selebgram dua anak tersebut. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan unsur pidana yang dimaksud adalah terkait pelanggaran Undang-Undang tentang Kekarantinaan Kesehatan dan UU Wabah Penyakit Menular. Berdasarkan aturan tersebut, Rachel terancam pidana penjara maksimal 1 tahun dan atau denda paling banyak Rp100 juta.

Polisi juga telah memeriksa Rachel beserta Maulida dan Salim pada Kamis (21/10) lalu. Aadapun, Rachel dalam berbagai kesempatan sudah menyadari kesalahannya. "Saya, Maulida, dan Salim ingin menyampaikan minta maaf sebesar-besarnya pada masyarakat atas kesalahan dan khilaf kami dan sudah meresahkan masyarakat," kata Rachel usai diperiksa di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis malam.

Editor : Elvira Anna

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: