Sophia Latjuba Sedih Dwi Sasono Terjerat Kasus Narkoba

Siska Permata Sari ยท Selasa, 02 Juni 2020 - 09:52 WIB
Sophia Latjuba Sedih Dwi Sasono Terjerat Kasus Narkoba

Dwi Sasono terjerat kasus narkoba. (Foto: Instagram)

JAKARTA, iNews.id - Kabar aktor Dwi Sasono ditangkap polisi lantaran kasus penyalahgunaan narkoba, membuat banyak orang terkejut. Salah satunya rekan sekaligus lawan mainnya dalam serial di stasiun televisi swasta, Sophia Latjuba.

Sophia Latjuba mengaku sedih atas kabar penangkapan sahabatnya itu pada Senin 1 Juni 2020. Kesedihannya itu diungkapkan aktris tersebut di media sosial Instagramnya.

“Sebagai sahabat dan rekan kerja Dwi Sasono dalam serial TMG (Tetangga Masa Gitu), ini hari yang menyedihkan untuk saya, dan saya yakin begitupun dengan seluruh keluarga besar dan fans TMG,” tulis Sophia Latjuba, seperti  iNews.id kutip dari Instagramnya, Selasa (2/6/2020).

Dia mengatakan, Dwi Sasono adalah sosok sahabat yang manis, peduli, dan humble. Suami Widi Mulia ini juga adalah seorang family man yang mencintai keluarganya.

“We all know Dwi is one of the sweetest, most caring, humble and responsible family man, co-worker and friend. Everyone... please pray for Dwi and his family,” tulisnya lagi.

Sophia berharap, Dwi Sasono dapat segera berkumpul kembali bersama keluarganya di rumah. “Semoga semua harapan dan doanya dikabulkan, so he can reunite with his family as soon as possible,” tulisnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Dwi Sasono ditangkap polisi di kediamannya, kawasan Pondok Labu, Jakarta Selatan, Selasa (26/5/2020). Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan 16 gram ganja.

Saat ini Dwi Sasono telah didampingi oleh kuasa hukum dan mengajukan asesmen agar bisa direhabilitasi.

“Betul saya memakai, ketergantungan, saya salah,” ujar Dwi Sasono. Aktor yang melejit namanya lewat film Mendadak Dangdut itu juga memastikan dirinya bukan pengedar narkoba.

“Saya bukan orang jahat, saya bukan pengedar, penipu, kriminal. Saya korban,” ucapnya.

Dia juga mengungkapkan keinginan sembuh dari ketergantungan narkoba.

“Saya ingin sembuh. Saya ingin segera pulang ke rumah. Ketemu keluarga saya,” katanya.

Editor : Tuty Ocktaviany