Tamara Tyasmara Masih Trauma Kematian Anak, Tak Berani Buka Hati untuk Pria Baru
Menurut Tamara, masukan dari keluarga dan sahabat kini menjadi pertimbangan penting sebelum menjalin hubungan serius. Dia tidak ingin lagi mengabaikan pendapat orang-orang terdekat seperti yang pernah dilakukan sebelumnya."Aku ingin mendengar bagaimana penilaian orang lain tentang dia. Kalau dulu kan aku cenderung menutup kuping dari masukan orang lain, kalau sekarang aku ingin lebih mendengarkan pendapat mereka," ucapnya.
Selain lebih selektif dalam memilih pasangan, Tamara saat ini memilih fokus memulihkan kondisi mental dan emosinya. Dia berusaha menjalani hidup secara perlahan sambil menerima kenyataan yang telah terjadi.
"Hidup kan harus tetap berjalan, masa lalu mau tidak mau harus dilewati. Jadi ya sudah, dijalani saja apa adanya," kata Tamara.
Ke depan, Tamara berharap dapat menjalani kehidupan yang lebih baik dengan dukungan keluarga dan sahabat. Meski luka yang dirasakan belum sepenuhnya sembuh, dia berusaha tetap melangkah dan menata masa depannya.
Editor: Dani M Dahwilani