Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ulah Taqy Malik Berimbas ke Pekerja Indonesia di Arab Saudi: Ada yang Dipenjara
Advertisement . Scroll to see content

Taqy Malik Jadi Incaran Polisi Arab Saudi Imbas Konten Sedekah Makanan

Sabtu, 14 Februari 2026 - 13:06:00 WIB
Taqy Malik Jadi Incaran Polisi Arab Saudi Imbas Konten Sedekah Makanan
Taqi Malik disebut pernah menjadi incaran polisi Arab Saudi imbas konten sedekah makanan pada 2025 lalu. (Foto: YiuTube)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - YouTuber Taqy Malik kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, dia disebut pernah menjadi incaran polisi Arab Saudi imbas konten sedekah makanan pada 2025 lalu.

Kabar tersebut diungkap oleh rekannya, Randy Permana, dalam wawancara daring belum lama ini. Dia menyebut perhatian otoritas keamanan setempat muncul karena Taqy diduga melanggar aturan kerajaan terkait donasi.

"Itu kasusnya dia jual makanan, sedekah makanan. Dan dia Story-nya dia itu tembus dilihat oleh pihak ada beberapa polisi intel di Madinah lah. Karena dia waktu berbagi itu, berbagi makanannya bukan di area masjid tapi di area Masjid Quba saat itu," kata Randy Permana.

Randy melanjutkan, makanan yang dibagikan disebut tidak sesuai dengan selera jamaah setempat sehingga banyak yang terbuang. Kondisi tersebut diduga menimbulkan masalah kebersihan di sekitar lokasi.

"Karena makanannya itu enggak sesuai lidah jamaah di sana, akhirnya banyak makanan yang kebuang di sana dan bikin kotor," sambungnya.

Menurut Randy, intelijen di Madinah bahkan telah mengantongi bukti-bukti kegiatan tersebut. Konten yang viral di media sosial disebut memudahkan pelacakan melalui sistem biometrik visa.

"Dan itu akhirnya dicari siapa nih yang bagi-bagi di sini, ketika dicari tahu ya Taqy itu. Setelah itu dia langsung pindah ke Makkah. Nah ketika dia dicari sampai ke Makkah dan sekarang dia udah enggak pernah nge-pos-nge-pos lagi kan untuk wakaf Alquran ataupun sedekah makanan," lanjutnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut