Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pemprov DKI Himpun Donasi Rp3,6 Miliar untuk Sumatra saat Malam Tahun Baru
Advertisement . Scroll to see content

Taqy Malik Jadi Incaran Polisi Arab Saudi Imbas Konten Sedekah Makanan

Sabtu, 14 Februari 2026 - 13:06:00 WIB
Taqy Malik Jadi Incaran Polisi Arab Saudi Imbas Konten Sedekah Makanan
Taqi Malik disebut pernah menjadi incaran polisi Arab Saudi imbas konten sedekah makanan pada 2025 lalu. (Foto: YiuTube)
Advertisement . Scroll to see content

Tak hanya soal sedekah makanan, Randy juga membongkar dugaan keuntungan besar dalam program wakaf Alquran yang dijalankan mantan suami Salmafina Sunan tersebut. Dia menyebut harga mushaf yang dijual kepada jamaah jauh lebih tinggi dibanding harga toko.

"Dia menjual mushaf dengan harga Rp330.000, padahal harga di toko rata-rata 40-50 riyal. Selisih keuntungannya lebih banyak ketimbang harga mushafnya," ujar Randy Permana.

Meski begitu, Randy menilai praktik tersebut bukan penipuan secara langsung. Namun dia mempertanyakan selisih harga dan mekanisme penyaluran wakaf yang dilakukan.

"Sebenarnya kalau nipu enggak. Ya dia istilahnya dia membuka harga mushaf Rp330.000 terus dia akhirnya menyalurkan dengan beli mushaf yang murah, maksudnya yang tidak sesuai dengan wakaf. Sedangkan wakaf itu ya nominalnya berapa ya kita wakafkan sesuai nominal," tambahnya.

Randy mengaku memiliki alasan khusus mengungkap persoalan tersebut. Dia merasa dirugikan secara personal maupun dalam lingkup komunitas Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Arab Saudi.

"Saya di Tanah Suci menjaga teman-teman agar kerja semua nyaman, dia yang enggak tinggal di sini tapi memanfaatkan peluang yang akhirnya merugikan saya dan teman-teman," tegas Randy.

"Itulah alasannya kenapa saya mengangkat isu ini seperti itu. Jadi sekalian aja ya udah saya buka, bongkar semua apa yang realitanya tentang mushaf Alquran di Makkah-Madinah," ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan belum ada konfirmasi dan tanggapan dari Taqi Malik terkiat kabad tersebut.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut