Twitter Segera Punya Opsi Baru, Pengguna Bisa Batasi Orang yang Membalas Tweet

Dini Listiyani ยท Kamis, 09 Januari 2020 - 13:26 WIB
Twitter Segera Punya Opsi Baru, Pengguna Bisa Batasi Orang yang Membalas Tweet

Twitter segera punya opsi baru. (Foto: Venturebeat)

SAN FRANCISCO, iNews.id - Twitter tak berhenti memperbarui platform mereka. Di event CES 2020, Twitter meluncurkan sejumlah perubahan baru yang datang ke platform tahun ini.

Twitter Product Lead Kayvon Beykpour fokus pada tiga prinsip inti dalam presentasinya di CES 2020, yakni kesehatan, percakapan, dan minat.

"Percakapan publik hanya berharga jika cukup sehat, sehingga orang ingin berpartisipasi di tempat pertama. Kita perlu memastikan integritas informasi yang dikonsumsi orang pada platform tinggi," katanya, sebagaimana dikutip dari Venture Beats, Kamis (9/1/2020).

Dari segi percakapan, Twitter berencana untuk mengambil bagian-bagian berbeda dan menempatkannya dalam pandangan global yang lebih ramping di platform mobile. Bits seperti nama pengguna, status terverifikasi, dan lainnya dalam tweet akan mengisi layout bergaya Reddit, sehingga memudahkan pengguna mengikuti thread yang sedang berlangsung.

Selain itu, Twitter juga ingin melakukan kontrol atas dinamika percakapan pada Q1 2020. Pengguna akan mendapatkan opsi untuk memilih siapa saja yang dapat membalas tweet yang diberikan yang terdiri atas Global, Group, Panel, dan Statement.

Opsi Global memungkinkan siapa saja membalas tweet. Sedangkan opsi Group memungkinkan orang yang Anda ikuti dan mention membalas tweet.

Sementara opsi Panel adalah orang yang secara khusus Anda mention dalam tweet. Lalu, ada opsi Statement. Opsi ini hanya memungkinkan Anda mengirim tweet dan tidak menerima balasan.

Director of Product Management Twitter Suzanne Xie mengatakan, perusahaan bertujuan untuk membuat pengguna merasa lebih aman saat berbicara antara satu dan lainnya. Jadi, Twitter bersemangat untuk mengerjakannya.

"Kami benar-benar bersemangat tentang hal ini. Karena ini tidak hanya membantu orang merasa lebih nyaman sebagai komunitas, tapi juga memungkinkan kami membuat format percakapan yang baru," ujar Xie.

Perubahan dibangun berdasarkan fitur replies moderat Twitter, di mana orang yang memulai percakapan bisa menyembunyikan balasan ke tweet mereka. Kemampuan pertama kali muncul di aplikasi Twttr pada 2019.

Beralih ke bagian topics. Pada bagian ini Twitter akan memperkenalkan kemampuan untuk mengikuti topik tahun lalu. Akan ada banyak topik yang dapat diikuti di jejaring sosial.

Menariknya, Twitter mengatakan tidak menyediakan topik politik apa pun untuk dikonsumsi. Product Manager Rob Bishop mengatakan, Twitter sedang mempelajari efek potensial dari ini sebelum mempertimbangkan peluncuran publik.

Bishop juga mengatakan, Twitter meningkatkan kemampuan agar secara algoritmik mendeteksi peristiwa yang terjadi di seluruh dunia, serta filter yang dikonsultasikan guna memastikan topik tidak bertentangan dengan pedoman komunitas.


Editor : Tuty Ocktaviany