Waktu Makan Kembali Normal Usai Lebaran, Saran Dokter: Perbanyak Asupan saat Santap Siang

Antara ยท Selasa, 26 Mei 2020 - 15:17 WIB
Waktu Makan Kembali Normal Usai Lebaran, Saran Dokter: Perbanyak Asupan saat Santap Siang

Konsumsi makanan seimbang usai Lebaran. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Lebaran usai dan sebagian umat Islam kembali makan normal. Biasanya makan dua kali saat Ramadan, yakni sahur dan berbuka puasa.

Agar perut tak bermasalah dan masalah kesehatan lainnya muncul, mulailah kembali mengatur jumlah asupan makanan Anda ke dalam tiga waktu makan, yakni saat sarapan, makan siang dan makan malam. Caranya?

"Makan dua kali, sebelum Ramadan tiga kali, yang penting gizi seimbang, porsi dua kali makan saat Ramadan kita bagi rata tiga (waktu)," ujar dokter spesialis penyakit dalam konsultan gastro entero hepatologi, Prof. Ari Fahrial Syam dalam sesi bincang melalui Instagram Live, Senin (25/5/2020) malam.

Dia mengatakan, saat sarapan Anda bisa mengonsumsi nasi dan sumber karbohidrat lainnya dengan satu lauk sebenarnya sudah cukup. Kemudian saat makan siang, perbanyak asupan santapan Anda daripada sarapan dan makan malam.

"Makan siang di porsi lebih banyak dari makan malam, makan malam di porsi lebih sedikit, (agar) saat langsung tidur, lambung tidak terlalu penuh lagi," kata dia.

Idealnya, Anda membutuhkan waktu sekitar dua jam jeda setelah makan malam sebelum tidur. Namun jika makanan yang Anda santap saat malam mengandung lemak tinggi, sebaiknya persiapkan waktu jeda lebih lama agar tak terjadi refluks asam lambung.

"Apalagi habis makan lemak tinggi karena lambat turunnya, kalau langsung tidur bantal pendek akan balikkan makanan di lambung ke kerongkongan ini jadi masalah (refluks asam lambung)," tutur Ari.

Untuk para penderita GERD, sebaiknya kontrol asupan makanan berlemak, terlalu asam, pedas, lalu cokelat dan keju karena berisiko membuat penyakit kambuh akibat lebih melambatnya pengosongan lambung.

Ari menyarankan, Anda yang sudah mempraktikkan pola makan sehat saat Ramadan, mempertahankannya di waktu usai Lebaran agar penyakit yang sudah terkontrol tetap terkontrol dan tak ada penyakit baru yang muncul.

Editor : Tuty Ocktaviany