JAKARTA, iNews.id - Insiden penembakan mengguncang acara jamuan makan malam di Hotel Hilton, Washington DC, Amerika Serikat (AS), yang dihadiri Presiden AS Donald Trump. Suasana yang semula berlangsung formal mendadak berubah mencekam setelah suara tembakan terdengar berulang kali. Aparat keamanan langsung bergerak cepat mengamankan situasi dan mengevakuasi seluruh tamu penting.
Letusan tembakan terdengar beberapa kali dari dalam area jamuan makan yang dihadiri pejabat tinggi negara. Pasukan pengamanan presiden dari Secret Service sigap melindungi Donald Trump dengan membentuk barikade manusia di sekelilingnya. Trump bersama ibu negara segera dievakuasi menjauh dari titik ancaman.
Kepanikan langsung menyelimuti ruangan jamuan saat para tamu undangan menyadari situasi darurat tersebut. Sejumlah tamu terlihat berlindung di bawah meja dan berbaring di lantai demi menghindari kemungkinan tembakan lanjutan. Suasana yang tadinya penuh kehangatan berubah menjadi penuh ketakutan dalam hitungan detik.
Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance juga tidak luput dari evakuasi cepat yang dilakukan aparat keamanan. Dia digiring keluar dari lokasi bersama sejumlah pejabat penting lainnya. Proses evakuasi berlangsung dalam pengamanan ketat guna memastikan keselamatan seluruh pihak.
Di saat bersamaan, aparat keamanan bersenjata lengkap langsung menyerbu masuk ke dalam ruangan untuk melumpuhkan pelaku. Mereka berteriak memberi peringatan sambil mengarahkan senjata ke titik sumber ancaman. Tindakan cepat ini dilakukan untuk mencegah situasi semakin memburuk.