JAKARTA, iNews.id - Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR menerapkan langkah-langkah efisiensi energi sebagai antisipasi terhadap gejolak harga bahan bakar minyak (BBM) global yang berpotensi membebani anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Berdasarkan pantauan di Kompleks Parlemen pada Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 18.00 WIB, lampu-lampu di koridor gedung mulai dipadamkan.
Pemadaman juga terjadi di ruang-ruang rapat yang tidak digunakan pada sore hari.
Meski sebagian besar lampu dimatikan, beberapa titik tetap menyala, seperti musala, toilet, mesin ATM, hingga media center. Selain lampu, eskalator dan lift di gedung-gedung yang tidak ada kegiatan juga turut dimatikan.
Langkah ini dilakukan hanya saat tidak ada aktivitas rapat atau kegiatan lain yang melibatkan aparatur sipil negara (ASN).