Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Read Next : Kurus Tak Terurus, Ini Kisah Perempuan di Mojokerto Depresi Ditinggal Ibu
Advertisement . Scroll to see content
">
Advertisement . Scroll to see content

Karena itu, Yuslina berharap pemerintah dapat memperhatikan stok tabung oksigen di Puskesmas agar tidak ada lagi kasus sama hingga meninggal dunia akibat persoalan tersebut.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Loea, Juriani membenarkan adanya peristiwa itu. Dia mengatakan, tabung oksigen di Puskesmas Loea hanya ada dua buah. Satu tabung digunakan di bagian Unit Gawat Darurat (UGD), dan satu lagi tersisa setengah lantaran sebelumnya digunakan pasien lain.

Juriani menambahan, jika bayi yang dirujuk ke RSUD di Koltim memang meninggal akibat kekurangan oksigen atau istilah medisnya hypoxia.

Video Editor: Khoirul Anfal

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut