TOP 5, Jakarta Terbanyak Pasien Positif Korona dan Fatwa MUI soal Salat Jumat

Tuty Ocktaviany ยท Jumat, 20 Maret 2020 - 20:25 WIB

JAKARTA, iNews.id – Jumlah pasien yang terinfeksi virus korona baru (Covid-19) di Indonesia mengalami peningkatan. Hari ini, Jumat (20/3/2020), jumlah pasien positif mencapai 369 orang atau bertambah 60 kasus dari sebelumnya atau bertambah 60 kasus dari sebelumnya.

Peningkatan jumlah pasien positif Covid-19 menjadi perhatian masyarakat dan menempati posisi nomor satu iNews.id TOP 5. Pasalnya pada Rabu 18 Maret 2020, pemerintah mengumumkan 55 kasus baru positif virus korona dan 30 di antaranya berada di Jakarta.

Sementara soal Menteri Perhubungan Budi Karya yang positif kena Covid-19 menempati posisi kedua TOP 5. Menhub yang dirawat intensif di Rumah Sakit Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto tercatat sebagai pasien nomor 76 di Indonesia yang terinfeksi Covid-19.

“Pasien nomor 76 sedang dirawat di RSPAD dan dengan beberapa underlying disease dan beberapa hasil laboratorium confirmed positif korona,” kata Wakil Kepala RSPAD Gatot Soebroto dokter Budi Sulistya, Sabtu (14/3/2020) malam.

Sebelum dinyatakan positif korona, Budi Karya Sumadi menjalani perawatan di rumah sakit swasta (RS) swasta dengan gejala awal sesak napas. Setelah pemeriksaan lebih lanjut, Budi Karya dipastikan positif terinfeksi virus korona.

Sementara soal fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait hukum salat Jumat bagi umat Islam di tengah merebaknya virus korona (Covid-19), menjadi TOP 5 urutan ketiga. Dalam fatwa tersebut, umat Islam bisa mengganti salat Jumat dengan salat Zuhur di rumah.

Sekertaris Komisi Fatwa MUI, Asrorun Ni'am mengatakan, ketentuan tersebut hanya bagi umat Islam yang berada di wilayah tingkat penyebaran virus korona tinggi.

"Di suatu kawasan yang potensi penularannya tinggi atau sangat tinggi berdasarkan ketetapan pihak yang berwenang," ujar Asrorun dalam konfrensi pers di Gedung MUI, Senin (16/3/2020).

Dia menuturkan, ketentuan ini berlaku sampai kondisi kembali normal. Sementara kawasan yang potensi penularannya rendah berdasarkan ketetapan pemerintah tetap wajib menjalankan kewajiban salat Jumat di masjid.

Sementara itu, Malaysia mengumumkan isolasi skala nasional selama dua pekan sejak 18 Maret, juga menjadi perhatian dan berada di posisi empat TOP 5. Dalam hal ini, pemerintah Malaysia melarang warganya melakukan perjalanan ke luar negeri dan menutup semua bisnis kecuali toko yang menjual makanan dan kebutuhan sehari-hari.

Langkah drastis ini diberlakukan guna membendung lonjakan infeksi virus korona. Dalam pidato langsung pada Senin (16/3/2020) malam, Perdana Menteri Muhyiddin Yassin mengatakan, pemerintah akan menerapkan Perintah Pengendalian Gerakan mulai 18 hingga 31 Maret.

"Pemerintah memandang situasi ini dengan serius, terutama dengan perkembangan gelombang kedua (infeksi)," kata Muhyiddin, seperti dilaporkan South China Morning Post.

Lalu deretan kelima yang mencuri perhatian soal kata lockdown yang menjadi populer akibat virus korona. Lockdown merupakan istilah yang digunakan oleh suatu negara untuk mengunci wilayahnya yang mengalami wabah virus, termasuk korona, sehingga pergerakan keluar dan masuk warga dibatasi atau bahkan dilarang.

Masyarakat di Indonesia lebih mengenalnya dengan isolasi atau karantina, meskipun ada perbedaan makna di antara ketiganya.

Lockdown bisa dipadankan dengan 'kuncian', sedangkan isolasi secara istilah berarti memencilkan manusia dari manusia lain atau pengasingan demi mencegah penyebaran penyakit lebih luas lagi.

Video Editor: Muarif Ramadhan
Cameraman: Indra Setya Budi

Editor : Tuty Ocktaviany