13 Orang Tewas akibat Serangan Bom Mobil di Perbatasan Turki-Suriah
Kementerian pertahanan Turki menyatakan, 13 warga sipil tewas dalam serangan itu, yang diduga dilakukan pejuang Kurdi.
Lembaga Observatorium HAM Suriah melaporkan, 14 orang -yakni pejuang dan warga sipil pro-Turki- tewas dalam ledakan itu.
"Untuk menggusur pemilik tanah yang sebenarnya dan untuk menampung pengungsi Suriah di Turki ke rumah mereka di barat laut Suriah, tentara Turki dan kuasanya sekarang menciptakan kekacauan di Til Abyad dengan ledakan yang menargetkan warga sipil," ujar Mustafa Bali, juru bicara pimpinan Kurdi Pasukan Pertahanan Suriah.
"Turki bertanggung jawab atas korban sipil di wilayah yang dikontrolnya," katanya, seperti dilaporkan AFP, Minggu (3/11/2019).
Sementara itu, di Kota Qamishli yang mayoritas penduduk Kurdi, ribuan warga Kurdi Suriah berbaris di jalan-jalan untuk memprotes apa yang mereka pandang sebagai invasi Turki.
"Tidak untuk pendudukan Turki," seru mereka, seraya mengibarkan bendera daerah mereka yang dulu semi-otonom.
Di ibu kota Jerman, Berlin, polisi mengatakan sekitar 1.000 orang memprotes untuk menuntut dihentikannya "perang" terhadap Kurdi, sementara ratusan orang di Paris menyerukan sanksi terhadap Turki.
Editor: Nathania Riris Michico