2 Kereta Cepat Tabrakan di Spanyol Tewaskan 64 Orang, Ini Dugaan Penyebabnya
Gangguan Sistem Persinyalan Diduga Picu Tabrakan
Laporan awal media Spanyol mengungkap, sistem persinyalan utama di jalur tersebut diduga mengalami gangguan sebelum kecelakaan. Akibatnya, pengoperasian kereta disebut beralih ke sistem alternatif yang membutuhkan perhatian lebih besar dari masinis terhadap sinyal di sepanjang jalur.
El País melaporkan, berdasarkan analisis awal dan sumber pemerintah, gangguan tersebut menyebabkan sejumlah kereta berhenti. Setelah itu, operator di pusat kendali Atocha, Madrid, diduga memerintahkan kereta Renfe melanjutkan perjalanan meski kereta Iryo masih berada di jalur yang sama.
Kereta Renfe kemudian menghantam bagian belakang kereta Iryo. Namun, rincian mengenai urutan kejadian, perintah operasional, dan fungsi sistem keselamatan saat tabrakan masih harus dipastikan melalui penyelidikan.
Puluhan Korban Dievakuasi, Sejumlah Orang Kritis
Tim penyelamat dikerahkan ke lokasi kecelakaan untuk mengevakuasi penumpang dari gerbong yang rusak. Kondisi sejumlah gerbong yang terguling dan kerusakan berat pada bagian kereta menyulitkan proses penyelamatan.
Pusat transfusi darah di Madrid juga meminta masyarakat mendonorkan darah untuk membantu penanganan korban. Bank Darah Toledo menyampaikan seruan serupa guna memenuhi kebutuhan rumah sakit setelah kecelakaan tersebut.