3 Orang Disandera dan Dipasangi Bom di China, Polisi Tembak Mati Pelaku

Anton Suhartono ยท Senin, 13 Januari 2020 - 11:55 WIB
3 Orang Disandera dan Dipasangi Bom di China, Polisi Tembak Mati Pelaku

Drama penyanderaan terhadap 3 orang yang dipasang bom di China berakhir setelah pelaku ditembak mati (Foto: AFP)

BEIJING, iNews.id - Kepolisian China menembak mati pelaku penculikan bersenjata api dan bahan peledak di Hohhot, ibu kota Mongolia, Minggu (12/1/2020) siang.

Pelaku, diketahui bermarga Zhou, sempat menyandera tiga orang dan mengancam akan menembak dan meledakkan mereka.

Kepolisian Hohhot menyatakan di akun Weibo, seperti dilaporkan kembali AFP, Senin (13/1/2020), Zhou sempat meletuskan senjatanya sebagai ancaman.

Setelah drama penyanderaan selama lebih dari 6 jam, petugas menembak hingga menewaskan pelaku. Seluruh sandera yang di tubuh mereka ditempel bahan peledak diselamatkan.

Kasus ini dalam penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui motif Zhou melakukan aksi nekat. Tak disebutkan apa tuntutan Zhou kepada petugas selama penyanderaan berlangsung.

Pistol dan bahan peledak yang digunakan Zhou dirakit sendiri.

Insiden melibatkan bahan peledak dan senjata rakitan pernah terjadi di tempat lain di China, seperti Provinsi Liaoning. Tiga orang terluka dalam serangan terhadap kantor polisi pada Maret lalu.

Lalu pada Juli 2018, seorang pria berusia 26 tahun meledakkan diri di luar kedutaan besar Amerika Serikat di Beijing. Pelaku tidak tewas namun tangannya terluka parah.

Meski demikian kekerasan menggunakan senjata api sangat jarang di China sebagai dampak dari ketatnya aturan kepemilikan. Tidak ada statistik resmi mengenai kematian disebabkan senjata api.


Editor : Anton Suhartono