Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polri Pakai Pendekatan Baru Tangani Unjuk Rasa, Tiru Inggris
Advertisement . Scroll to see content

5 Skandal Pemicu PM Boris Johnson Didesak Mundur, Banyak Kasus Seks

Kamis, 07 Juli 2022 - 17:54:00 WIB
5 Skandal Pemicu PM Boris Johnson Didesak Mundur, Banyak Kasus Seks
Kabar mundurnya Perdana Menteri Inggris Boris Johnson tak lepas dari banyaknya skandal yang menyertai pemerintahannya. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

3. Skandal Seks Lain

Anggota parlemen konservatif Imran Ahmad Khan mengundurkan diri setelah dinyatakan bersalah melakukan pelecehan seksual terhadap seorang anak laki-laki berusia 15 tahun. Neil Parish, anggota parlemen Konservatif lainnya, mengundurkan diri setelah mengakui telah  dua kali menonton pornografi di teleponnya di House of Commons. 

Anggota parlemen Konservatif lainnya telah ditangkap karena dicurigai melakukan pemerkosaan, penyerangan seksual, dan pelanggaran lainnya. Anggota parlemen belum diidentifikasi di media untuk melindungi identitas tersangka korban.

4. Skandal Owen Paterson

Tahun lalu, Johnson berusaha untuk memaksa anggota parlemen Konservatif untuk memilih mendukung membatalkan penangguhan sesama Anggota Konservatif Parlemen dan mantan menteri, Owen Paterson selama 30 hari. Dia dituduh melakukan dituduh melakukan pelanggaran "mengerikan" terhadap aturan lobi.

5. Renovasi Apartemen Pribadi 

Pada 2021, dia telah meminta dana dari donatur Partai Konservatif untuk mernovasi apartemennya di Downing Street. Outlet berita Inggris melaporkan bahwa biaya pekerjaan sekitar 280.000 Dolar AS atau setara Rp4,1 miliar. 

Sumbangan dan pinjaman politik dikontrol dengan ketat di Inggris. Pinjaman lebih 10.400 dolar AS, dicatat dan diungkapkan kepada publik oleh komisi empat kali setahun.

Johnson tidak melaporkan sumbangan tersebut. Akibatnya, Partai Konservatif oleh Komisi Pemilihan pada Desember tahun lalu.

Editor: Umaya Khusniah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut