Alasan Uni Emirat Arab Enggan Kirim Pasukan Penjaga Perdamaian ke Gaza
Pasukan Stabilitas Keamanan Gaza di Bawah Koordinasi AS
Pasukan penjaga perdamaian yang diusulkan dikabarkan akan dikoordinasikan oleh Amerika Serikat (AS) dan diisi oleh militer dari Mesir, Qatar, Turki, dan beberapa negara lain.
Presiden AS Donald Trump bahkan menyebut pengerahan pasukan ini akan dilakukan segera, mengingat rapuhnya gencatan senjata di Gaza.
Namun, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menekankan, pasukan stabilisasi Gaza harus memiliki legitimasi internasional penuh agar bisa efektif membantu warga sipil dan menjaga keamanan.
Rancangan resolusi PBB disebut-sebut akan mengizinkan pengerahan 20.000 personel multinasional, dengan mandat untuk mengambil “semua langkah yang diperlukan” dalam menjalankan tugasnya, termasuk penggunaan kekuatan jika diperlukan.
Editor: Anton Suhartono