Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Indonesia-Australia Tanda Tangani Kerja Sama Jaminan Produk Halal
Advertisement . Scroll to see content

Anies Sebut DKI Lacak Kasus Corona sejak Januari, Kasus Infeksi Diperkirakan 30.000

Selasa, 12 Mei 2020 - 06:33:00 WIB
Anies Sebut DKI Lacak Kasus Corona sejak Januari, Kasus Infeksi Diperkirakan 30.000
Anies Baswedan (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

"Jumlahnya terus meningkat pada Januari, pada Februari, dan kemudian segera kami menetapkan keputusan pemerintah agar semua orang di kantor kami, pemerintah provinsi, semua diberi tugas untuk menangani Covis ini," kata Anies.

Meski demikian, lanjut Anies, kemampuan pemerintah provinsi terbatas. Hal ini terkait dengan tes yang harus melalui izin pemerintah pusat.

“Pada waktu itu kami tidak diizinkan melakukan tes. Jadi, setiap kali ada kasus, kami mengirimkan sampel ke lab nasional. Dan kemudian lab nasional akan menginformasi, positif atau negatif. Pada akhir Februari, kami bertanya-tanya mengapa semuanya negatif?” ujarnya.

Soal kondisi saat ini, Anies belum yakin apakah kurva sudah mulai rata. Menurut dia, butuh waktu hingga beberapa pekan lagi untuk memastikan apakah kondisi sudah membaik atau sebaliknya.

"Saya belum yakin apakah kita akan merata. Kita harus menunggu beberapa minggu ke depan untuk menyimpulkan apakah trennya sedang atau kita masih bergerak naik," katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut