Anies Sebut DKI Lacak Kasus Corona sejak Januari, Kasus Infeksi Diperkirakan 30.000
"Jumlahnya terus meningkat pada Januari, pada Februari, dan kemudian segera kami menetapkan keputusan pemerintah agar semua orang di kantor kami, pemerintah provinsi, semua diberi tugas untuk menangani Covis ini," kata Anies.
Meski demikian, lanjut Anies, kemampuan pemerintah provinsi terbatas. Hal ini terkait dengan tes yang harus melalui izin pemerintah pusat.
“Pada waktu itu kami tidak diizinkan melakukan tes. Jadi, setiap kali ada kasus, kami mengirimkan sampel ke lab nasional. Dan kemudian lab nasional akan menginformasi, positif atau negatif. Pada akhir Februari, kami bertanya-tanya mengapa semuanya negatif?” ujarnya.
Soal kondisi saat ini, Anies belum yakin apakah kurva sudah mulai rata. Menurut dia, butuh waktu hingga beberapa pekan lagi untuk memastikan apakah kondisi sudah membaik atau sebaliknya.
"Saya belum yakin apakah kita akan merata. Kita harus menunggu beberapa minggu ke depan untuk menyimpulkan apakah trennya sedang atau kita masih bergerak naik," katanya.