Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Video Viral Turis Australia Siram WNA China gegara Buang Sampah Sembarangan di Pulau Padar
Advertisement . Scroll to see content

Anies Sebut DKI Lacak Kasus Corona sejak Januari, Kasus Infeksi Diperkirakan 30.000

Selasa, 12 Mei 2020 - 06:33:00 WIB
Anies Sebut DKI Lacak Kasus Corona sejak Januari, Kasus Infeksi Diperkirakan 30.000
Anies Baswedan (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

Ini bertolak belakang dengan pernyataan Gugus tugas Covid-19 yang dibentuk pemerintah pusat yang menilai kehidupan akan mulai membaik pada Juni atau Juli.

"Mengapa saya tidak ingin membuat prediksi? Karena saya melihat data, itu tidak mencerminkan sesuatu yang akan segera berakhir. Itulah yang dikatakan oleh para ahli epidemiologi. Ini adalah waktu di mana para pembuat kebijakan perlu mempercayai ilmu pengetahuan,” kata Anies.

Untuk mendukung klaim bahwa Jakarta memiliki kasus lebih banyak dari angka resmi yaitu 4.700-an kasus dan 400-an korban meninggal, Anies mengutip data kenaikan tajam dalam jumlah pemakaman, yakni 4.300 pada paruh kedua Maret dan 4.590 pada April.

Dalam kondisi nornal, ada 3.000 proses pemakaman setiap bulan di Jakarta. Data pada Maret dan April menunjukkan ada penambahan 1.500 kematian rata-rata per bulan.

"Kelebihan kematian ini merupakan kasus Covid dengan kemungkinan tinggi,” ujarnya.

Dari angka itu Anies menghitung, jika diasumsikan kasus kematian akibat virus corona 5 sampai 10 persen, artinya total kasus infeksi bisa mencapai 15.000 hingga 30.000 infeksi untuk Jakarta saja.

“Kami kira jumlah (kematian dan infeksi) jauh lebih tinggi dari apa yang dilaporkan oleh Kementerian Kesehatan,” ujarnya.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut