AS Beri Laporan tentang Laju Program Nuklir China, Begini Tanggapan Beijing
BEIJING, iNews.id - China menolak laporan Pentagon tentang laju program senjata nuklirnya. China menyebut laporan tersebut sebagai spekulasi yang tidak adil.
Kementerian Pertahanan China mengatakan Amerika Serikat (AS) hanya menebak-nebak tentang modernisasi kekuatan nuklir China.
"AS harus merenungkan kebijakan nuklirnya sendiri, terutama karena memiliki persenjataan nuklir terbesar di dunia," kata kementerian pada Selasa (6/12/2022).
Kementerian juga menyebut, AS dengan penuh semangat mengembangkan dan berusaha untuk menyebarkan senjata nuklir taktis garis depan. AS juga telah mengurangi ambang batas untuk menyebarkan senjata nuklir. Bahkan AS sedang melakukan proliferasi nuklir melalui kemitraan keamanannya dengan Inggris dan Australia.
Astronot China Kembali ke Bumi Usai Bangun Stasiun Luar Angkasa, Ini yang Dirasa
“Perlu ditekankan bahwa China dengan tegas mengejar strategi nuklir pertahanan diri, selalu berpegang pada kebijakan untuk tidak menjadi yang pertama menggunakan senjata nuklir kapan pun atau dalam keadaan apa pun, dan mempertahankan kekuatan nuklirnya pada tingkat terendah yang dibutuhkan oleh keamanan nasional," katanya lagi.
Kementerian China juga mengatakan bahwa AS merupakan pembuat masalah terbesar dalam hal keamanan global.
Harga Minyak Dunia Melonjak Dipicu Kebijakan OPEC+ dan Pelonggaran Lockdown China
“AS telah mengobarkan api untuk kepentingannya sendiri, menciptakan perpecahan dan konfrontasi di dunia, dan membawa kekacauan dan bencana ke mana pun ia pergi,” kata kementerian tersebut.
Sebelumnya, pada bulan lalu, Pentagon mengatakan dalam sebuah laporan, China kemungkinan akan memiliki persediaan 1.500 hulu ledak nuklir pada tahun 2035 jika terus dengan kecepatan pembangunan nuklirnya saat ini.
Studi Sebut Utang Sri Lanka ke China Capai Rp114 Triliun
Angka tersebut menggarisbawahi meningkatnya kekhawatiran AS tentang niat China untuk memperluas persenjataan nuklirnya, meskipun proyeksi tersebut tidak menunjukkan bahwa China sedang mempercepat laju pengembangan hulu ledaknya yang sudah cepat.
AS sendiri memiliki persediaan sekitar 3.700 hulu ledak nuklir. Menurut think-tank Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI). sekitar 1.740 di antaranya telah disebarkan.
China Bangun Teleskop Raksasa Pantau Badai Matahari, Bisa Jadi Malapetaka bagi Bumi
Editor: Umaya Khusniah