Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menhan AS Bantah Nyaris Kehabisan Rudal untuk Tangkis Serangan Iran
Advertisement . Scroll to see content

AS Dilanda Wabah Virus Siklosporiasis, Lebih dari 10.000 Kasus 2 Orang Tewas

Kamis, 06 Agustus 2026 - 12:41:00 WIB
AS Dilanda Wabah Virus Siklosporiasis, Lebih dari 10.000 Kasus 2 Orang Tewas
Wabah siklosporiasis menyebar ke 47 dari 50 negara bagian Amerika Serikat AS (Foto: CDC AS)
Advertisement . Scroll to see content

Berbeda dengan beberapa infeksi usus lainnya, penularan langsung dari orang ke orang relatif jarang terjadi karena parasit memerlukan waktu beberapa hari hingga minggu di lingkungan luar sebelum menjadi infeksius.

Dapat Diobati dengan Antibiotik

CDC menjelaskan siklosporiasis umumnya tidak mengancam nyawa, terutama jika segera ditangani. Penyakit ini dapat diobati menggunakan antibiotik, dengan terapi standar yang paling sering digunakan adalah kombinasi trimethoprim-sulfamethoxazole (TMP-SMX), yang efektif membunuh parasit penyebab infeksi.

Meski demikian, penyakit ini dapat menjadi serius pada kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, orang dengan daya tahan tubuh lemah, atau pasien yang mengalami dehidrasi berat akibat diare berkepanjangan.

Wabah siklosporiasis lebih sering terjadi pada musim semi dan musim panas, ketika konsumsi produk segar meningkat dan kondisi lingkungan lebih mendukung kelangsungan hidup parasit.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut