AS Jatuhkan Sanksi kepada 7 Pejabat Tinggi Iran, termasuk Polisi Moral

Umaya Khusniah · Jumat, 23 September 2022 - 14:03:00 WIB
AS Jatuhkan Sanksi kepada 7 Pejabat Tinggi Iran, termasuk Polisi Moral
Perempuan Iran memotong rambut, membuka dan membakar jilbab sebagai bentuk protes atas kematian Mahsa Amini setelah dipukuli polisi moral. (Foto: tangkapan layar video/Twitter Masih Alinejad)

WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) menjatuhkan sanksi kepada tujuh pejabat senior Iran termasuk kepala polisi moral. Dalam beberapa hari ke depan, Kementerian Keuangan AS juga akan mengambil langkah-langkah baru.  

Kemeterian Keuangan AS menyebut ketujuh orang itu di antaranya, Kepala Polisi Moral, Mohammad Rostami Cheshmeh Gachi; Komandan angkatan darat Iran, Kiyumars Heidari; dan  Menteri Intelijen Iran, Esmail Khatib.

Selanjutnya, Kepala Divisi Polisi Moral di Teheran selama penahanan dan kematian Mahsa Amini, Ahmad MirzaeiL; Wakil Komandan Milisi Basij Garis Keras Iran, Salar Abnoush dan Qasem Rezaei dan Manouchehr Amanollahi dari Pasukan Penegakan Hukum Iran. 

Semua properti dan kepentingan mereka yang berada di bawah yurisdiksi AS, kini diblokir dan harus dilaporkan ke Departemen Keuangan. Sementara itu, lembaga keuangan asing yang dengan sengaja memfasilitasi transaksi atau menyediakan layanan signifikan bagi mereka yang terkena sanksi dapat dikenakan hukuman AS.

Sebelumnya, AS menuduh polisi moral Iran terkait dengan pelecehan terhadap perempuan. Polisi moral juga dianggap bertanggung jawab atas kematian seorang perempuan yang ditangkap karena salah menggunakan jilbab. 

Aksi polisi moral yang menewaskan perempuan, Mahsa Amini (22) pekan lalu nyatanya memicu kemarahan publik. Warga terus menggelar aksi protes di berbagai wilayah tersmasuk Teheran.

Massa juga membakar kantor polisi dan kendaraan pada Kamis (22/9/2022) pagi. Tak hanya itu, warga juga menyerang pasukan keamanan.

Editor : Umaya Khusniah

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda