AS Sebut Jaringan Global ISIS Makin Luas dengan 20 Kelompok Afiliasi Baru

Anton Suhartono ยท Jumat, 18 September 2020 - 06:26 WIB
AS Sebut Jaringan Global ISIS Makin Luas dengan 20 Kelompok Afiliasi Baru

Christopher Miller (Foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Kelompok ISIS terus melebarkan jaringan global dengan menambah sekitar 20 afiliasi. Kekuatan kelompok militan ini semakin berkembang meskipun sudah dipaksa keluar dari Irak dan Suriah.

Direktur Pusat Penanggulangan Terorisme Nasional Amerika Serikat (AS) Christopher Miller, dalam sidang dengar pendapat dengan Komisi Keamanan Dalam Negeri DPR AS, Rabu (17/9/2020), mengatakan, ISIS berulang kali menunjukkan kemampuan untuk bangkit kembali setelah menderita kekalahan pada tahun lalu.

"Mereka mengandalkan para veteran yakni komandan tingkat menengah yang berdedikasi, jaringan rahasia yang luas, dan bertahan dengan memabfaatkan menurunnya tekanan CT (kontra-terorisme)," kata Miller, dikutip dari AFP, Jumat (18/9/2020).

Sejak pemimpin ISIS Abu Bakar Al Baghdadi tewas dalam serangan pasukan elite AS di Suriah pada Oktober 2019, pemimpin yang baru Mohammed Said Abd Al Rahman Al Mawla mampu mengarahkan dan menginspirasi serangan-serangan yang dilakukan kelompok afiliasi di berbagai negara.

"Di luar Irak dan Irak, kekuatan global ISIS saat ini mencakup sekitar 20 cabang dan jaringan," tuturnya.

Disebutkan, kekuatan mereka beragam, namun yang terkuat berada di Afrika, dibuktikan dengan serangan di Niger.

Mereka mengaku bertanggung jawab atas pembunuhan enam pekerja bantuan Prancis dan dua guide lokal di Niger pada 9 Agustus.

Editor : Anton Suhartono

Halaman : 1 2 3 Tampilkan Semua