Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Trump Klaim Bikin Iran Tak Berkutik: Kita Hancurkan Rudal Iran
Advertisement . Scroll to see content

Asal Usul Pengemis di Dunia, Sudah Menjamur sejak Masa Romawi Kuno

Senin, 06 Februari 2023 - 16:34:00 WIB
Asal Usul Pengemis di Dunia, Sudah Menjamur sejak Masa Romawi Kuno
Asal usul pengemis di dunia tak bisa dilepaskan dari kemiskinan (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

Umumnya, orang miskin di Romawi Kuno tidak memiliki keterampilan khusus, sehingga mereka bekerja secara serabutan atau melakukan pekerjaan kasar. Namun, saat mereka tidak mampu bekerja atau tidak mendapatkan pekerjaan, mengemis adalah jalan terakhir yang mereka lakukan.

Pengemis saat itu tersebar di wilayah perkotaan dan perdesaan Romawi Kuno dengan jumlah hingga puluhan ribu. Biasanya, para budak yang bekerja untuk masyarakat kaya raya memberikan sedikit penghasilan kepada pengemis. Pemberian tersebut bisa saja dilakukan atas inisiatif budak itu sendiri, maupun atas perintah tuannya.

Pengemis profesional juga terdeteksi di Romawi Kuno. Mereka yang masuk dalam kategori pengemis profesional adalah para pendeta yang mengandalkan sedekah dari masyarakat untuk bertahan hidup. Selain itu, ada pula filsuf Cynic yang berasal dari kaum Cynic. Mereka menolak semua barang duniawi dan mengemis secara agresif hingga cenderung memaksa orang-orang. Mereka juga menyebarkan filosofi kemiskinan, sehingga membuat masyarakat bersedekah.

Hingga detik ini, pengemis terus menyebar dan ada di hampir seluruh negara di dunia. Salah satunya Amerika Serikat. Di negara ini, pengemis disebut juga sebagai homeless atau orang tidak memiliki tempat tinggal atau tunawisma. 

Melansir data Statista, jumlah tunawisma di negara ini mencapai 326.126 orang pada 2021. Angka ini jauh berkurang dibandingkan tahun sebelumnya, yakni 580.466 orang. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut