Aung San Suu Kyi Dijebloskan ke Penjara, Pemerintah Junta Myanmar Makin Akrab dengan Kamboja

Anton Suhartono ยท Selasa, 07 Desember 2021 - 13:36:00 WIB
Aung San Suu Kyi Dijebloskan ke Penjara, Pemerintah Junta Myanmar Makin Akrab dengan Kamboja
Hun Sen (kanan) menerima kunjungan Menlu Myanmar Wunna Maung Lwin di Phnom Penh (Foto: Reuters)

PHNOM PENH, iNews.id - Menteri Luar Negeri (Menlu) Myanmar dari pemerintahan junta, Wunna Maung Lwin, berkunjung ke Kamboja, Selasa (7/12/2021). Kunjungannya itu berlangsung sehari setelah pemimpin yang digulingkan Aung San Suu Kyi dijatuhi vonis 4 tahun penjara oleh pengadilan akibat tuduhan menghasut serta melanggar UU kebencanaan yakni terkait protokol Covid-19. Namun karena ada pengampunan dari pemimpin junta, hukuman Suu Kyi dikurangi menjadi 2 tahun.

Lwin bertemu Perdana Menteri Kamboja Hun Sen di Istana Perdamaian di Ibu Kota Phnom Penh. Kedua pejabat tampak sangat akrab selama pembicaraan, sebagaimana bisa dilihat dari foto-foto-foto yang dirilis media pemerintah.

Asisten perdana menteri Kamboja Eang Sophallateh mengatakan, Hun Sen dan Lwin membahas hubungan bilateral kedua negara, masalah ASEAN, serta upaya untuk membangun kembali hubungan baik ke organisasi.

Pada kesempatan itu, lanjut Sophallateh, menlu Myanmar juga menyerahkan undangan kepada Hun Sen untuk berkunjung ke Myanmar pada 7-8 Januari 2022. Jika terwujud, Hun Sen akan menjadi pemimpin pemerintahan asing pertama yang mengunjungi Myanmar sejak kudeta.

Kunjungan ini juga berlangsung setelah Kamboja menegaskan bahwa Myanmar berhak mengikuti pertemuan-pertemuan ASEAN ke depannya. Kamboja akan menjadi pemimpin ASEAN pada 2022.

Pada 2021, di masa kepemimpinan Brunei Darussalam, ASEAN tak mengundang pemimpin junta militer Min Aung Hlaing dalam KTT yang berlangsung Oktober karena diangap tak kooperatif dalam menyelesaikan krisis pascakudeta 1 Februari. Sebagai gantinya, ASEAN mengundang tokoh non-politik meskipun tak juga datang.

Editor : Anton Suhartono

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: