Australia Kerja Sama dengan AS Kembangkan Rudal Hipersonik Lawan China dan Rusia

Arif Budiwinarto ยท Selasa, 01 Desember 2020 - 09:08:00 WIB
Australia Kerja Sama dengan AS Kembangkan Rudal Hipersonik Lawan China dan Rusia
Rudal hipersonik buatan Rusia, Zircon, saat uji coba tahun lalu. (foto: Popular Mechanics)

CANBERRA, iNews.id - Australia akan bekerja sama dengan Amerika Serikat mengembangkan rudal jelajah hipersonik dalam upaya melawan China dan Rusia yang mengembangkan senjata serupa. Rencana tersebut disampaikan oleh Menteri Pertahanan Australia, Linda Reynolds.

Menhan Linda tidak menjelaskan secara rinci biaya pengembangan rudal serta kapan persenjataan tersebut akan dioperasikan militer Australia.

"Kami akan terus berinvestasi dalam kemampuan-kemampuan canggih untuk memberi Angkatan Pertahanan Australia lebih banyak pilihan untuk mencegah agresi terhadap kepentingan Australia," katanya dikutip dari Reuters, Selasa (1/12/2020).

Tahun 2020, Australia telah menganggarkan hingga 9,3 miliar dolar Australia untuk sistem pertahanan rudal jarak jauh berkecepatan tinggi, termasuk penelitian hipersonik.

Rudal hipersonik mampu melesat lebih dari lima kali kecepatan suara. Kombinasi kecepatan, kemampuan manuver dan ketinggian terbang membuatnya sulit dilacak atau dicegat oleh sistem anti-rudal manapun.

China sudah kembangkan rudal hipersonik hulu ledak nuklir

Australia berusaha mengejar ketertinggalan dari Rusia yang tahun lalu sukses menguji coba rudal berkemampuan nuklir pertamanya, Zircon. Sedangkan AS memiliki pengalaman dalam mengembangkan rudal berkecepatan hipersonik pada 2017.

Editor : Arif Budiwinarto