KTT ASEAN

Belajar dari Kasus Facebook, Jokowi Nilai Kerja Sama Siber Penting

Antara ยท Sabtu, 28 April 2018 - 10:56:00 WIB
Belajar dari Kasus Facebook, Jokowi Nilai Kerja Sama Siber Penting
Para pemimpin dan kepala negara ASEAN foto bersama saat pembukaan KTT ASEAN ke-32 di Singapura, Jumat malam (Foto: AFP)

SINGAPURA, iNews.id - Kerja sama siber masuk dalam bahasan para pemimpin di KTT ASEAN ke-32 di Singapura. Presiden Joko Widodo menekankan pentingnya kewaspadaan serangan siber di hadapan pemimpin dan kepala negara ASEAN, Jumat (27/4) malam, di The Istana Singapura.

Presiden menilai perlu kerja sama yang lebih erat di ranah teknologi digital dan keamanan siber antara anggota ASEAN.

"Kita tahu terdapat penyalahgunaan data pribadi dari pengguna Facebook. Di ASEAN kita perlu memastikan kerangka kerja sama di bidang keamanan siber juga memuat pelindungan data pribadi. Untuk itu kerja sama siber merupakan keharusan," ujar Jokowi.

Presiden juga melihat sisi keuntungan yang sangat besar dalam kerja sama siber, seperti di bidang e-commerce. Menurut dia, pada 2025 pengguna internet ASEAN akan meningkat tiga kali lipat menjadi 600 juta.

"Pembelanjaan e-commerce diproyeksikan mencapai hampir 90 miliar dolar AS dan total ekonomi berbasis internet akan mencapai 200 miliar dolar AS," kata Jokowi.

Oleh karena itu, anggota ASEAN perlu membangun kerja sama lebih erat dalam pengembangan kebijakan keamanan siber dan inisiatif capacity building, termasuk melalui ASEAN Cyber Capacity Programme, AMCC, dan ASEAN-Japan Cybersecurity Capacity Building Centre.

Sementara itu dalam pernyataan bersama para kepala negara dan pemimpin ASEAN disebutkan perlunya mengimplementasikan langkah-langkah dan upaya membangun kepercayaan serta mengadopsi norma-norma umum, sukarela, dan tidak mengikat dari perilaku masyarakat. Dengan begitu masyarakat diharapkan dapat tanggung jawab dalam bergaul di dunia maya, sehingga meningkatkan kepercayaan dan keyakinan dalam penggunaan dunia maya untuk kepentingan ekonomi dan integrasi.

Turut hadir mendampingi Presiden dalam rapat pleno tersebut Menko Polhukam Wiranto dan Menlu Retno Marsudi.

Editor : Anton Suhartono

Bagikan Artikel: