Bertemu di Makkah, Menlu Saudi dan Turki Bahas Keretakan Hubungan hingga Isu Pelestina
ANKARA, iNews.id - Turki dan Arab Saudi berkomitmen untuk meneruskan pembicaraan setelah kedua negara dilanda perpecahan akibat berbagai isu. Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan bertemu mitaranya dari Turki Mevlut Cavusoglu di Makkah, Selasa (11/5/2021), membahas perbaikan hubungan kedua negara.
Kedua pejabat sepakat mempertahankan dialog untuk mengatasi perbedaan, meningkatkan hubungan bilateral, di samping membahas kekerasan Israel di Yerusalem dan Gaza, Palestina.
Hubungan Saudi dan Turki berada di level terendah terkait perseturuan dalam beberapa isu, seperti dukungan Turki terhadap Qatar, negara yang sempat dipinggirkan oleh tetangganya di Teluk atas tuduhan mendukung kelompok Ikhwanul Muslimin.
Selain itu kedua negara bersitegang soal pembunuhan jurnalis pengkritik Pangeran Mohammed bin Salman, Jamal Khashoggi, yang kasusnya memicu perhatian seluruh dunia. Dampak dari ketegangan itu, Saudi memboikot perdagangan Turki.
"Saya ingin berterima kasih kepada saudara saya Pangeran Faisal atas undangan dan keramahtamahannya. Kami menggelar pertemuan sangat terbuka dan tulus, membahas beberapa permasalahan dalam hubungan kami," kata Cavusoglu, kepada Anadolu.
"Kami juga membahas upaya meningkatkan kerja sama dalam hubungan bilateral serta masalah regional. Kami memutuskan untuk melanjutkan dialog dan saya mengundangnya ke Turki," ujarnya, lagi.
Kedua menteri, lanjut dia, juga membahas serangan Israel ke Masjid Al Aqsa di Yerusalem Timur serta Jalur Gaza. Liga Arab mengutuk serangan udara Israel di Jalur Gaza serta mendesak komunitas internasional untuk angkat suara.
"Kami tidak hanya membahas hubungan bilateral, tapi juga langkah-langkah yang dapat diambil OKI (Organisasi Kerja Sama Islam), Liga Arab, dan seterusnya," katanya.
Editor: Anton Suhartono