Biden Kecam Rusia yang Hukum Pebasket AS Brittney Griner 9 Tahun Penjara: Segera Bebaskan Dia! 

Maria Christina Malau · Jumat, 05 Agustus 2022 - 14:48:00 WIB
Biden Kecam Rusia yang Hukum Pebasket AS Brittney Griner 9 Tahun Penjara: Segera Bebaskan Dia! 
Pebasket WNBA Brittney Griner dihukum pengadilan Rusia sembilan tahun penjara atas kepemilikan dan penyelundupan ganja pada Kamis (4/8/2022). (Foto: Reuters)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengecam Rusia karena menjatuhkan hukuman sembilan tahun penjara kepada pebasket Brittney Griner atas kepemilikan dan penyelundupan narkoba pada Kamis (4/8/2022). Dia menilai keputusan itu tidak dapat diterima.

"Hari ini, warga negara Amerika Brittney Griner menerima hukuman penjara yang merupakan satu lagi pengingat dari apa yang sudah diketahui dunia: Rusia salah menahan Brittney," kata Biden dalam sebuah pernyataan yang dirilis oleh Gedung Putih, dikutip dari New York Post, Jumat (5/8/2022).

"Itu tidak dapat diterima dan saya meminta Rusia untuk segera membebaskannya sehingga dia bisa bersama istrinya, orang yang dicintai, teman dan rekan satu tim," katanya.

Biden menegaskan, pemerintahannya akan terus bekerja tanpa lelah dan mencari setiap jalan yang memungkinkan untuk membawa Brittney pulang dengan selamat sesegera mungkin. Begitu juga Paul Whelan, seorang warga Amerika yang dipenjara di Rusia pada hari yang sama.

Ketua DPR Nancy Pelosi juga ikut mengecam Rusia atas putusannya terhadap Griner. Dia mendesak pembebasan pebasket WNBA itu.

"Penahanan yang salah dan hukuman yang tidak adil terhadap Brittney Griner adalah pelanggaran dari aturan hukum oleh Putin dan tidak dapat diterima. Rusia harus segera membebaskannya," kata Pelosi dalam sebuah pernyataan, dikutip dari AP.

Janji presiden untuk segera mengupayakan pembebasan Griner ini hanya satu minggu setelah laporan mengungkapkan bahwa pemerintahan Biden mengajukan pertukaran pedagang senjata terkenal Viktor Bout, yang dikenal sebagai "Pedagang Maut," untuk Griner dan mantan marinir, Paul Whelan.

Pada bulan April, AS melakukan pertukaran tahanan dengan Rusia. Mantan marinir Trevor Reed ditukar dengan pilot Rusia dan “penyelundup narkoba internasional” Konstantin Yaroshenko.

Reed sejak itu menuduh Gedung Putih tidak melakukan upaya yang cukup untuk membawa pulang Whelan dan Griner.

Kasus Griner yang berjalan lambat dan hampir enam bulan di balik jeruji besi telah menimbulkan kritik keras di antara para pendukungnya di Amerika Serikat, termasuk istrinya, Cherelle. Mereka menilai Biden tidak berbuat cukup untuk memenangkan kebebasannya.

Mereka mengirim permohonan pribadi kepada Biden dan lebih dari 1.100 pemimpin wanita kulit hitam mendesak pemerintah untuk membuat kesepakatan agar Brittney Griner kembali ke rumah dengan cepat dan aman. 

Sementara Gedung Putih pada 6 Juli lalu mengatakan, Biden telah menelepon Cherelle Griner untuk meyakinkannya bahwa dia bekerja untuk mengamankan pembebasan Brittney sesegera mungkin.

Editor : Maria Christina

Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda