Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Boeing Dihukum Bayar Rp599 Miliar ke Keluarga Korban Kecelakaan 737 MAX
Advertisement . Scroll to see content

Boeing Tahu Sistem 737 Max Bermasalah Setahun Sebelum Lion Air Jatuh

Senin, 06 Mei 2019 - 09:21:00 WIB
Boeing Tahu Sistem 737 Max Bermasalah Setahun Sebelum Lion Air Jatuh
Pesawat Boieng 737 Max. (FOTO: Reuters/Jason Redmond)
Advertisement . Scroll to see content

"Pada 2017, dalam beberapa bulan setelah memulai pengiriman 737 Max, para teknisi di Boeing mengidentifikasi bahwa perangkat lunak sistem tampilan 737 Max tidak dengan benar memenuhi persyaratan peringatan AOA Disagree," demikian pernyataan Boeing, seperti dilaporkan AFP, Senin (6/5/2019).

"Perangkat lunak yang dikirim ke Boeing menghubungkan peringatan AOA Disagree dengan indikator AOA, yang merupakan fitur opsional," kata pernyataan itu.

"Karena itu, perangkat lunak mengaktifkan peringatan AOA Disagree hanya jika maskapai memilih untuk indikator AOA."

"Tinjauan Boeing menetapkan bahwa tidak adanya peringatan AOA Disagree tidak berdampak buruk terhadap keselamatan atau operasi pesawat. Kami menyimpulkan bahwa fungsionalitas yang ada bisa diterima sampai peringatan dan indikator dapat dihapuskan dalam pembaruan perangkat lunak sistem tampilan yang direncanakan berikutnya," kata Boeing.

"Kepemimpinan senior perusahaan tidak terlibat dalam peninjauan dan pertama kali menyadari masalah ini setelah kecelakaan Lion Air."

Seluruh armada Boeing 737 Max sudah di-grounded tidak lama setelah kecelakaan Ethiopian Airlines pada Maret. Saat ini para penyelidik masih mempelajari insiden-insiden tersebut dan para teknisi mencari solusinya.

Editor: Nathania Riris Michico

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut