Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : AS Tolak Rencana Israel Usir Jutaan Warga Gaza
Advertisement . Scroll to see content

Bos Dewan HAM PBB Sindir Negara-Negara yang Hanya Mengecam Israel

Selasa, 08 September 2026 - 07:10:00 WIB
Bos Dewan HAM PBB Sindir Negara-Negara yang Hanya Mengecam Israel
Volker Turk menyindir negara-negara yang hanya mengecam tindakan Israel tanpa mengambil langkah konkret (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

Turk juga mempertanyakan langkah apa yang diperlukan agar negara-negara bersedia bertindak untuk mencegah semakin luasnya pendudukan Israel di Tepi Barat.

"Apa yang diperlukan agar negara-negara melakukan tindakan untuk mencegah semakin masifnya pendudukan (Israel) di wilayah yang diperuntukkan bagi warga Palestina dalam kerangka solusi dua negara?" katanya.

Dia menyoroti pencaplokan yang dilakukan Israel di Tepi Barat yang disebutnya terus berlangsung tanpa hambatan, meski Mahkamah Internasional (ICJ) telah mengeluarkan putusan terkait persoalan tersebut.

Selain negara-negara, Turk juga menyerukan perusahaan-perusahaan internasional menghentikan kerja sama bisnis dengan pihak-pihak yang mendukung pembangunan permukiman Yahudi ilegal di wilayah Palestina.

Dia menilai diperlukan tekanan internasional yang lebih besar untuk menghentikan tindakan tersebut sekaligus membuka jalan menuju perdamaian yang berkelanjutan di Tepi Barat.

Sementara itu, Turk turut menyoroti kondisi di Jalur Gaza. Dia menyebut pasukan Israel telah membunuh lebih dari 1.300 warga Palestina meski gencatan senjata telah berlangsung selama sekitar satu tahun.

Militer Israel, lanjut dia, juga masih menghambat akses bantuan kemanusiaan ke Gaza. Kondisi tersebut menambah keprihatinan terhadap situasi kemanusiaan di wilayah yang telah dilanda konflik berkepanjangan.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut