Buntut UU Keamanan Nasional, TikTok Hengkang dari Hong Kong

Anton Suhartono ยท Selasa, 07 Juli 2020 - 12:46 WIB
Buntut UU Keamanan Nasional, TikTok Hengkang dari Hong Kong

TikTok menghentikan layanan aplikasi berbagi video di Hong Kong terkait penerapan UU keamanan nasional (Foto: AFP)

SAN FRANCISCO, iNews.id - TikTok menghentikan operasional layanan aplikasi berbagi di Hong Kong. Alasan penghentian tersebut terkait dengan kondisi terkini yakni penerapan undang-undang (UU) keamanan nasional.

Keputusan perusahaan milik ByteDance yang berbasis di China itu dilakukan setelah tiga perusahaan teknologi lain, Facebook, Google, dan Twitter, menolak permintaan Pemerintah Hong Kong atau polisi untuk membagikan informasi pengguna.

"Sehubungan dengan peristiwa baru-baru ini, kami memutuskan untuk menghentikan operasi aplikasi TikTok di Hong Kong," demikian pernyataan TikTok, dikutip dari AFP, Selasa (7/7/2020).

Sejak lama TikTok konsisten menolak permintaan untuk membagi data pengguna kepada pihak berwenang China. Perusahaan menegaskan data pengguna aplikasi tidak disimpan di China.

Perusahaan akan menghentikan layanan berbagi video di Hong Kong dalam beberapa hari mendatang.

Perusahaan yang kini dipimpin mantan bos Walt Disney Kevin Mayer itu menjadi sensasi global dengan menyediakan layanan berbagi potongan video berdurasi 15 hingga 60 detik.

Wilayah Hong Kong merupakan pasar kecil bagi TikTok. Pada Agustus 2019, TikTok melaporkan telah menggaet 150.000 pengguna di wilayah semiotonomi China itu.

Editor : Anton Suhartono