Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mahathir Mohamad Muncul ke Publik meski Masih Perawatan RS, Nyeruput Kopi di Mal
Advertisement . Scroll to see content

Curhatan Mahathir Mohamad Proyek Mobil Nasionalnya Ditolak Rakyat

Selasa, 17 Juli 2018 - 10:16:00 WIB
Curhatan Mahathir Mohamad Proyek Mobil Nasionalnya Ditolak Rakyat
Mahathir Mohamad (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

"Saya ingat mobil-mobil Jepang setelah perang. Konsumen berkata jika kita menggoresnya dengan paku, kita dapat melihat (terbuat dari) kaleng Milo (susu). Namun dari mobil 'Milo timah' itu hadir berbagai model Toyota, Nissan, dan Suzuki yang kita gunakan sekarang," katanya.

Menurut dia, proyek mobil nasional tidak harus dijalankan oleh pemerintah, tapi sektor swasta. Namun karena penolakan sudah begitu besar, jangankan swasta, pemerintah pun tak bisa berbuat banyak.

Dampaknya, kata dia, mobil asing memonopoli pasar otomotif Malaysia. Bahkan, Proton yang dibesarkannya dibuat sudah dijual ke asing.
 
"Tidak ada lagi mobil nasional. Tidak ada lagi industri otomotif. Para pekerja, insinyur, manajer, tidak memiliki pekerjaan lagi. Malaysia akan menjadi negara konsumen, petani, dan nelayan. Lupakan tentang Visi 2020," katanya, dengan nada sinis.
 
Dalam Konferensi Nikkei ke-24 tentang Masa Depan Asia di Jepang pada 11 Juni 2018, Mahathir mengungkapkan rencana Pemerintah untuk mengerjakan mobil nasional baru.
 
Namun, banyak warga Malaysia tidak menanggapi rencana itu secara positif. Umumnya warga ingin pemerintah memperbaiki sistem transportasi publik. Sebagian mengatakan pemerintah seharusnya belajar dari kasus Proton yang gagal mendapat tempat di dalam negeri.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut