Demo Prancis Berlanjut Sabtu Depan, Prancis Kerahkan Tentara Jaga Toko Barang Mewah
Gelombang demonstrasi itu awalnya dipicu oleh aksi siswa sekolah menengah atas (SMA) sejak bulan lalu yang memprotes kondisi pendidikan di Prancis. Namun, tuntutan massa kemudian meluas dengan mengangkat persoalan tingginya biaya hidup.
Aksi yang semula digerakkan para pelajar di Paris dan sejumlah kota lainnya kini turut diikuti kelompok masyarakat lain, termasuk buruh dan mantan aktivis gerakan Rompi Kuning atau Yellow Vests.
Besarnya gelombang protes terlihat dari data Kementerian Dalam Negeri Prancis. Sekitar 550.000 demonstran turun ke jalan pada akhir pekan lalu.
Pemerintah kini bersiap menghadapi demonstrasi lanjutan pada Sabtu mendatang. Selain mengerahkan personel militer untuk membantu penjagaan fasilitas, aparat keamanan juga harus mengantisipasi potensi bentrokan dan kerusakan properti seperti yang terjadi dalam aksi sebelumnya.
Meluasnya demonstrasi dari persoalan pendidikan ke isu biaya hidup menunjukkan bahwa protes tersebut telah melibatkan kelompok masyarakat yang lebih beragam. Situasi ini menjadi tantangan bagi pemerintah Prancis dalam menjaga keamanan sekaligus menghadapi berbagai tuntutan yang disuarakan para demonstran.
Editor: Anton Suhartono