Demonstrasi Tak Kunjung Berakhir, Hong Kong Airlines Tak Bisa Bayar Gaji Karyawan

Nathania Riris Michico ยท Jumat, 29 November 2019 - 12:37 WIB
Demonstrasi Tak Kunjung Berakhir, Hong Kong Airlines Tak Bisa Bayar Gaji Karyawan

Pesawat Hong Kong Airlines. (FOTO: Reuters)

HONG KONG, iNews.id - Hong Kong Airlines menyatakan menunda pembayaran gaji kepada beberapa staf. Pihak maskapai menyebut bisnis mereka sangat terpengaruh unjuk rasa dan kerusuhan politik di kota itu.

Hampir enam bulan aksi protes melanda Hong Kong yang menjadi pusat keuangan internasional. Unjuk rasa dan kekerasan menyebabkan sektor pariwisata Hong Kong sangat terdampak, dan maskapai penerbangan itu berupaya bangkit dari ketepurukan.

"Bisnis Hong Kong Airlines sangat terpengaruh oleh kerusuhan sosial di Hong Kong dan permintaan perjalanan yang lemah," bunyi pernyataan perusahaan Hong Kong Airlines, seperti dilaporkan AFP, Jumat (29/11/2019).

"Dengan November menjadi musim perjalanan yang rendah, pendapatan kami turun secara signifikan, berdampak pada gaji kami untuk bulan itu."

Pihak maskapai menyebut, gaji untuk November bagi semua staf kecuali kru kabin dan karyawan di luar negeri akan ditunda hingga 6 Desember.

"Tetapi pengaturan gaji ini tidak mempengaruhi operasi sehari-hari kami."

Hong Kong Airlines dimiliki oleh HNA Group, perusahaan konglomerat China. Awal tahun ini, perusahaan itu menurunkan harga untuk maskapai berbiaya rendah lainnya -HK Express- untuk menyaingi Cathay Pacific dan juga memangkas beberapa operasi.

Pada awal November, Biro Transportasi dan Perumahan Hong Kong memerintahkan maskapai itu mengambil langkah lebih lanjut untuk memperbaiki situasi keuangannya.

Industri pariwisata di Hong Kong hancur akibat enam bulan protes pro-demokrasi yang semakin keras. Kedatangan turis turun drastis.

Cathay juga mengalami masa krisis wisatawan, dan diperburuk karena dihukum oleh regulator Tiongkok karena beberapa stafnya menyuarakan dukungan atas protes pro-demokrasi.

Singapore Airlines, China Eastern, dan Virgin Australia semuanya memutus rute penerbangan ke Hong Kong tahun ini.

Editor : Nathania Riris Michico