Denmark dan Georgia Konfirmasi Kasus Pertama Virus Korona
Tikaradze menyebut, pria terinfeksi itu, yang melakukan perjalanan dengan minibus bersama 12 penumpang lainnya, menyeberangi perbatasan Georgia dengan Azerbaijan pada Selasa (25/2/2020).
Seluruh penumpang diperiksa dan dibawa ke rumah sakit.
"Yang positif virus korona hanya ada satu," ungkap Tikaradze.
Dia mengatakan, hasil pemeriksaan penumpang lainnya negatif, namun mereka tetap dikarantina.
Kelompok tersebut memutuskan menunda perjalanan antara Georgia dan Iran selama dua pekan.
Perdana Menteri Georgia Giorgi Gakharia membentuk kelompok guna mengkoordinasikan tindakan pencegahan wabah virus korona di negaranya.
Georgia, negara Kaukasus Selatan berpenduduk 3,7 juta, menghentikan penerbangan langsung dari dan ke China sejak 29 Januari hingga dua bulan ke depan. Langkah serupa diterapkan atas Iran pada 23 Februari.
Georgia juga memperingatkan warga agar tidak mengunjungi kedua negara tersebut.
Virus korona muncul di China pada akhir tahun lalu dan menulari sekitar 80.000 orang serta menelan lebih dari 2.700 korban jiwa, yang sebagian besar di China.
Editor: Nathania Riris Michico