Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Megawati Kecam Serangan AS ke Venezuela: Neokolonialisme dan Imperialisme Modern!
Advertisement . Scroll to see content

Di Bawah Tekanan Militer, Venezuela Dipaksa Buka Ladang Minyak untuk AS

Kamis, 08 Januari 2026 - 03:04:00 WIB
Di Bawah Tekanan Militer, Venezuela Dipaksa Buka Ladang Minyak untuk AS
Kesepakatan ekspor minyak mentah senilai 2 miliar dolar AS menjadi sinyal Venezuela tak punya banyak pilihan selain menuruti tuntutan AS (Foto: Vantor via AP)
Advertisement . Scroll to see content

Blokade ekspor minyak yang diberlakukan AS sejak pertengahan Desember membuat jutaan barel minyak Venezuela tertahan di kapal tanker dan fasilitas penyimpanan. Kondisi tersebut memperparah krisis ekonomi Venezuela, sekaligus melemahkan posisi tawar pemerintah Caracas di tengah eskalasi konflik dengan Washington.

Tekanan AS memuncak pada penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro pada 3 Januari lalu. 
Pemerintah Venezuela menyebut penangkapan tersebut sebagai penculikan dan menuding AS berupaya mencuri cadangan minyak nasional.

Menteri Energi AS Chris Wright ditunjuk oleh Trump untuk mengawasi langsung pelaksanaan ekspor. Minyak mentah akan diambil dari kapal-kapal yang sebelumnya tertahan dan dikirim langsung ke pelabuhan AS.

Sebagian besar kargo minyak tersebut awalnya dialokasikan untuk China, pembeli utama minyak Venezuela selama satu dekade terakhir. Namun, di bawah tekanan AS, Venezuela terpaksa mengalihkan pasokan tersebut, menandai pergeseran besar dalam peta ekspor energinya.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut