Diancam Trump Lagi, Menlu Iran Peringatkan Jari Pasukannya Sudah di Pelatuk
Pernyataan Araghchi disampaikan hanya beberapa jam setelah Trump menyampaikan ancaman terbarunya untuk melancarkan serangan militer terhadap Iran dengan kekuatan yang lebih dahsyat dibandingkan sebelumnya.
“Armada besar sedang menuju Iran,” kata Trump, dalam posting-an, seraya menambahkan peralatan tempurnya itu siap, bersedia, dan mampu segera memenuhi misi, dengan kecepatan dan kekuatan, jika diperlukan.
Trump Sebut Kekuatan Militer AS Dikerahkan ke Iran Lebih Besar daripada Venezuela
Trump mendesak Iran segera maju ke meja perundingan dan menyepakati perjanjian nuklir.
"Waktu hampir habis, ini benar-benar penting! Seperti yang pernah saya sampaikan kepada Iran sebelumnya, buat kesepakatan,” katanya.
Editor: Anton Suhartono