Dikudeta, Presiden Burkina Faso Bersedia Mundur dengan Sejumlah Syarat
Dalam tiga video terpisah yang beredar secara online pada Sabtu dan Minggu menunjukkan, tentara di atas kendaraan pengangkut personel lapis baja. Mereka mengibarkan bendera Rusia. Sementara kerumunan di sekitar meneriakkan 'Rusia! Rusia!'.
Tim Traore mendesak orang-orang untuk menghentikan serangan terhadap kedutaan besar Prancis. Kantor tersebut menjadi sasaran para pengunjuk rasa setelah seorang perwira mengatakan Prancis telah melindungi Damiba di sebuah pangkalan militer Prancis di negara Afrika Barat. Damiba juga dikatakan merencanakan serangan balasan.
Sebaliknya, Kementerian luar negeri Prancis membantah pangkalan itu telah menampung Damiba setelah penggulingannya pada Jumat (30/9/2022). Damiba juga membantah dia berada di pangkalan tersebut dengan mengatakan bahwa laporan itu adalah manipulasi opini publik yang disengaja.
"Kami ingin memberi tahu penduduk bahwa situasinya terkendali dan ketertiban sedang dipulihkan," kata seorang perwira militer dalam sebuah pernyataan yang disiarkan di televisi nasional.
Pernyataan lain mengatakan, Traore akan terus bertindak sebagai presiden sampai presiden sipil atau militer transisi ditunjuk dalam beberapa minggu mendatang.
Editor: Umaya Khusniah