Menurut surat kabar Estado de S Paulo, Lacerda kedapatan mengunggah status di Facebook yang berisi ajakan kepada para “sahabat” (baca: massa simpatisan) presiden untuk menghadiri pawai 7 September mendukung Bolsonaro.
Kematian akibat Covid di Brasil Tembus 500.000 Jiwa, Pakar Beri Peringatan
“Kebebasan itu tidak datang begitu saja, melainkan dicari. Saya akan datang pada 7/9 (7 September),” tulis Lacerda.
Tak hanya itu, dia juga mengkritik Doria—yang notabene bos utamanya di Sao Paulo. Lacerda juga menyerang para anggota parlemen senior, menyebut mereka “pengecut” dan “mafia”.
Presiden Brasil Didenda Rp1,5 Juta karena Tak Pakai Masker saat Konvoi Sepeda Motor
Menindaklanjuti temuan itu, Doria mengumumkan pemecatan Lacerda saat konferensi pers pada Senin (23/8/2021).
“Yang bersangkutan (Lacerda) diberhentikan pagi ini dari tugasnya di polisi militer, karena ketidakdisiplinan,” kata Doria.
Dalam sebuah pernyataan, Polisi Militer Sao Paulo mengatakan, kasus Lacerda akan diselidiki oleh Departemen Dalam Negeri.
Editor: Ahmad Islamy Jamil