Eisenkot Semprot Netanyahu: Hanya Orang Kalah yang Ingin Batalkan Hasil Pemilu
Eisenkot juga memastikan tidak akan ada pemilu lanjutan. Dia meyakini pemerintahan baru Israel dapat terbentuk tanpa keterlibatan kelompok sayap kanan yang mendukung Netanyahu.
Menurut dia, hasil pemilu Knesset sudah tegas dan jelas. Eisenkot turut menyambut pernyataan Ketua Komisi Pemilihan Pusat Israel, Hakim Noam Sohlberg, yang menegaskan integritas proses pemungutan suara.
"Abaikan kebisingan latar belakang dan manuver politik yang berubah setiap jam. Rakyat adalah penguasa, dan mereka telah berbicara: Pemerintah yang gagal tidak mendapat dukungan mayoritas dan telah kalah dalam pemilu," ujar Eisenkot.
Sebelumnya, Netanyahu bersama Partai Likud menuduh Qatar melakukan campur tangan dalam pemilu Israel. Doha dituding memberikan pendanaan untuk meningkatkan partisipasi pemilih dari kalangan Arab sehingga memengaruhi hasil pemungutan suara.
Likud mengklaim memiliki rekaman dan berbagai materi yang mendokumentasikan dugaan praktik suap. Partai tersebut menyebut uang tunai dan voucher bahan bakar ditawarkan sebagai imbalan untuk mendapatkan suara pemilih.