ANKARA, iNews.id - Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan pengiriman pertama sistem pertahanan rudal S-400 Rusia ke Turki akan berlangsung dalam waktu 10 hari. Dia menyebut hal itu sehari setelah mengklaim Presiden Donald Trump menjamin Amerika Serikat (AS) tidak akan menjatuhkan sanksi kepada Turki terkait pembelian senjata pertahanan Rusia tersebut.
Turki dan AS—sekutu dalam keanggotaan NATO—berselisih terkait keputusan Turki membeli S-400 Rusia. AS memperingatkan akan menjatuhkan sanksi jika pengiriman sistem rudal itu dilakukan.
Pertikaian Arab Saudi dan UEA Memburuk, Bandara Aden Yaman Ditutup, Penerbangan Lumpuh
Turki menentang peringatan tersebut dan menegaskan kesepakatan pembelian tidak akan dibatalkan.
AS menyatakan sistem S-400 akan menjadi 'pesaing' jet tempur Lockheed Martin Corp F-35, di mana Turki merupakan produsen dan pembeli.
Abaikan Ancaman AS, Rusia Mulai Kirim Sistem Rudal S-400 ke Turki
AS juga secara resmi memulai proses pembatalan pengiriman program F-35 ke Turki dan dan menghentikan laithan pilot Turki di AS.
- Sumatra
- Jawa
- Kalimantan
- Sulawesi
- Papua
- Kepulauan Nusa Tenggara
- Kepulauan Maluku