Filipina Hentikan Sementara Suntikan Vaksin Covid AstraZeneca untuk Kalangan di Bawah 60 Tahun

Anton Suhartono ยท Kamis, 08 April 2021 - 14:41:00 WIB
Filipina Hentikan Sementara Suntikan Vaksin Covid AstraZeneca untuk Kalangan di Bawah 60 Tahun
Filipina menghentikan sementara vaksin AstraZeneca untuk warga berusia di bawah 60 tahun (Foto: Reuters)

MANILA, iNews.id - Filipina menghentikan sementara penggunaan vaksin Covid-19 AstraZeneca untuk kalangan berusia di bawah 60 tahun. Otoritas kesehatan akan mendalami laporan kasus pembekuan darah terhadap penerima vaksin yang terjadi di luar negeri.

Kepala otoritas pengawas obat dan makanan Filipina Rolando Enrique Domingo mengatakan, penangguhan dilakukan setelah Badan Obat-obatan Eropa merekomendasikan pembekuan darah yang langka dimasukkan dalam daftar efek samping vaksin Covid-19 AstraZeneca.

Domingo memastikan sejauh ini tidak ada laporan efek samping pembekuan darah yang merugikan di Filipina.

"Penangguhan sementara ini bukan berarti vaksin tersebut tidak aman atau tidak efektif, tapi berarti kami mengambil tindakan pencegahan untuk memastikan keamanan setiap warga Filipina," kata Domingo, dikutip dari Reuters, Kamis (8/4/2021).

Filipina sedang berjuang melawan lonjakan baru kasus infeksi virus korona, salah satunya dengan mempercepat vaksinasi. Namun Filipina belum bisa mendatangkan pasokan vaksin yang cukup untuk warganya.

Filipina sejauh ini mendapatkan 525.600 dosis vaksin AstraZeneca melalui program WHO, COVAX. Jumlah itu hanya sekitar 20 persen dari total persediaan vaksin. Sebanyak 2,6 juta dosis lainnya yang dibeli oleh swasta akan tiba bulan depan.

Vaksinasi Covid-19 di Filipina dimulai pada 1 Maret, dengan prioritas petugas medis garis depan. Vaksin berlanjut kepada kelompok rentan lain seperti orang dengan penyakit bawaan serta kalangan lanjut usia.

Sebanyak 923.000 dosis vaksin Sinovac dan AstraZeneca telah digunakan di Filipina sejauh ini, dari target 70 juta orang sepanjang 2021. Filipina merupakan negara berpenduduk dari 108 juta jiwa.

Editor : Anton Suhartono