Google Blokir Konten Berita di Kanada terkait Aturan Publisher Rights
OTTAWA, iNews.id - Google menguji coba pemblokiran konten berita di Kanada sebagai respons atas desakan pemerintah negara itu. Kanada sebelumnya memaksa perusahaan raksasa teknologi asal Amerika Serikat (AS) tersebut untuk membayar kepada penyedia konten berita.
Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau menilai, keputusan Google tersebut sebagai kesalahan besar. Dia menegaskan pemblokiran berita oleh Google di Kanada cukup mengganggunya. Trudeau menyayangkan Google lebih memilih memblokir konten berita ketimbang membayar media penyedia konten berita.
"Sangat mengejutkan Google memutuskan lebih suka mencegah orang Kanada mengakses berita daripada sungguh-sungguh membayar jurnalis atas pekerjaan yang mereka lakukan," katanya, pada Sabtu lalu.
"Saya kira ini kesalahan besar dan saya tahu warga Kanada mengharapkan jurnalis dibayar dengan layak untuk pekerjaan mereka," katanya, lagi.
Google pekan ini menguji coba pemblokiran akses ke konten berita terhadap beberapa pengguna di Kanada. Langkah itu diambil sebagai tanggapan atas "Undang-Undang Berita Online" yang diusulkan pemerintahan Trudeau. UU itu kemungkinan segera disahkan.